Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ekonomi Sulteng masih Bergantung pada Pertambangan dan Mineral

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU– Tren pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah dalam beberapa tahun terakhir yang selalu berada di atas rata-rata nasional. Menurut Gubernur H Longki Djanggola pertumbuhan itu menunjukkan menggeliatnya aktivitas berekonomi di daerah ini.

Gubernur H Longki Djanggola didampingi Kadis Perindag Sulteng HM Arif Latjuba saat meninjau ruangan di kantor baru, kemarin (9/1). (Foto: Syahril)

Hal itu dikatakan Gubernur H Longki Djanggola dalam acara peresmian kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sulteng, kemarin (9/1).

Namun Gubernur mengakui sumber-sumber pertumbuhan ekonomi daerah sampai saat ini justru masih sangat bergantung pada sektor pertambangan dan mineral. ‘’Walaupun komoditi tambang dan mineral tersebut, saya tahu sangat diminati pasar dan berharga tinggi, akan tetapi bila terus menerus dieksploitasi tanpa kontrol maka saya khawatir justru akan membuatnya semakin menipis dan lebih cepat habis,’’ kata Gubernur.

Gubernur mengatakan, mayoritas penduduk di Sulawesi Tengah berprofesi di sektor pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan, maupun jasa-jasa perdagangan. Kondisi ini, katanya, menjadi catatan dan PR (pekerjaan rumah) bari pemerintah untuk bagaimana upaya mengonversi dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi ke arah yang inklusif, yang merata dan bisa dirasakan dampaknya bagi semua lapisan.

‘’Kemudian bagaimana mendorong pengembangan sel-sel ekonomi baru yang reversibel, yang bisa memperbarui dirinya kembali dengan cepat,’’ kata Gubernur.

Gubernur Longki juga mengatakan, di dalam era otonomi sekarang ini, setiap daerah harus mempunyai produk unggulan yang dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional. Hal ini sangat relevan dengan nawacita ke-6 dan ke-7 yaitu, meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional serta mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.(sya)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.