Edarkan Narkoba, Warga Malaysia Divonis 11 Tahun Penjara

- Periklanan -

Ilustrasi (jpnn)

PALU – Terdakwa Warga Negara Asing (WNA) asal Negara Malaysia, Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang, bersama dua WNI Zaki alias Jaki dan Kausyar, yang terlibat perkara dugaan narkotika divonis bersalah dalam sidang putusan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Palu, Senin (17/4).

Ketiganya dijatuhi hukuman pidana yang berbeda. Yang terberat, hukuman pidana 12 tahun penjara yang dijatuhkan pada terdakwa Zaki alias Jaki. Terdakwa ini juga merupakan seorang Narapidana (Napi) di Lapas Petobo. Hukuman yang teringan  berupa pidana penjara selama 5 tahun, yang dijatuhkan kepada terdakwa Kausyar.

Sementara WNA asal Malaysia Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang, dihukum 11 tahun penjara. Ketiga terdakwa kasus narkotika ini hasil tangkapan tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tengah di salah satu hotel ternama di Kota Palu, September 2016 lalu. Putusan ketiga terdakwa dibacakan oleh Hakim Ketua, Hj Aisa Hi Mahmud SH MH, yang ketika itu didampingi dua hakim anggota, Agus SH dan Dede Halim SH MH.

Pertimbangan atas putusan itu, karena perbuatan para terdakwa yang diperiksa dengan berkas terpisah ini telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Narkotika. Dalam pertimbangan putusan Majelis Hakim, perbuatan ketiga terdakwa sebagaimana fakta fakta dan pembuktian  di dalam persidangan telah terpenuhi sebagaimana unsure-unsur di dalam dakwaan subsidaer, Pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.  Terdakwa juga dihukum membayar denda sebesar Rp1 Miliar, jika tidak dibayar, diganti kurungan penjara selama 3 bulan.

- Periklanan -

Yang memberatkan dari ketiga terdakwa, perbuatannya telah meresahkan masyarakat dan para terdakwa tidak mendukung program Pemerintah dalam hal pemberantasan tindak pidana Narkotika. Parahnya, untuk terdakwa Zaki alias Jaki, saat ini diketahui masih berstatus napi dan sementara menjalani hukuman untuk kasus yang sama.

Sehingga selain hukuman badan, ketiga terdakwa juga dihukum denda dengan nilai yang sama, yakni sebesar Rp1 Miliar. Apabila besaran denda tersebut tidak dibayar maka diganti kurungan penjara selama 3 bulan.  Putusan bagi terdakwa Zaki alias Jaki dan WNA asal Malaysia Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang, hanya berkurang setahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Kecuali terdakwa Kausyar, hukumannya berkurang 3 tahun dari tuntutan.

Tuntutan para terdakwa yang sebelumnya telah dibacakan oleh Jaksa I Made Sukerta SH, antara lain, terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang dituntut pidana selama 12 tahun penjara, dan denda senilai Rp1,5 miliar subsidair 6 bulan kurungan.  Sedangkan tuntutan terhadap dua terdakwa lainnya juga berbeda. Terdakwa Zaki alias Jaki dituntut dengan pidana penjara selama 13 tahun, dan denda senilai Rp1,5 miliar subsidair 3 bulan kurungan. Sementara terdakwa Kausyar dituntut dengan pidana penjara selama 8 tahun dan denda senilai Rp1,5 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

Sebelumnya pernah diberitakan, bahwa ketiga terdakwa narkotika ini merupakan hasil tangkapan tim BNN Sulteng, September 2016. Kronologis penangkapan berawal dari tertangkapnya WNA Asal Malaysia Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang yang datang ke Kota Palu diduga memang bertujuan untuk mengedarkan barang haram tersebut. Ketika tiba di Palu, terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang langsung menuju salah satu hotel yang berada tidak jauh dari Bandara. Dua hari kemudian, terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang berpindah ke hotel lainnya yang masih berada di Palu.

Namun sebelum itu terdakwa ternyata telah lebih dulu berkomunikasi dengan terdakwa Zaki alias Jaki atau Napi Lapas Petobo, yang dimintanya untuk menghubungi pembeli di Palu. Untuk membantu terdakwa WNA, dari dalam lapas, Zaki kemudian menghubungi rekannya terdakwa Kausyar untuk mengantar barang haram tersebut.

Rencana para terdakwa itupun, ketahuan awalnya terdakwa WNA asal Malaysia ini diciduk di salah satu jalan di Kota Palu, namun ketika itu tim tidak menemukan barang bukti.  Tak berhenti disitu petugas akhirnya melakukan pengeledahan di hotel tempat terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang menginap. Alhasil, petugas menemukan barang bukti berupa dua plastik narkoba jenis sabusabu dengan berat masing-masing 8,57 gram dan 24,12 gram, serta barang bukti lain.(cdy)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.