alexametrics Dukung Kepolisian Ungkap Bandar Besar Narkoba – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Dukung Kepolisian Ungkap Bandar Besar Narkoba

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-Tokoh pemuda dari Kabupaten Buol yang juga aktivis kemanusiaan, Wahid Tarim sangat menyayangkan adanya oknum anggota DPRD Kabupaten Buol yang ditangkap polisi lantaran kedapatan mengonsumsi narkoba, di sebuah kos milik anggota DPRD Buol berinisial JS.

Kepada Radar Sulteng, Wahid Tarim mengutuk keras terbongkarnya kasus memalukan ini. Hingga dirinya meminta agar jajaran Polres Buol berani mengungkap pemasok narkoba di bumi Pogogul Kabupaten buol.

“ Saya sangat mendukung Polres Buol dalam mengungkap jaringan pemasok barang haram di Kabupaten Buol. Karena barang tersebut tidak memililh masyarakat biasa atau seorang pejabat yang sangat merusak generasi bangsa, “ kata Wahid Tarim, Rabu (1/12).

Namun demikian menghadapi dan menangani kasus ini, Wahid mengingatkan jajaran kepolisian agar membongkar siapa bandar besarnya, dengan mengedepankan azas praduga tak bersalah.

“ Dalam kasus yang menimpa anggota DPRD Buol ini, kita harus mengedepan praduga tak bersalah, “ tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, adanya dugaan penyalagunaan narkoba, yang menjerat salah satu oknum anggota DPRD Buol inisial JS, yang merupakan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polda Sulteng setelah dilimpahkan kasusnya dari Polres Buol.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPC PKB Kabupaten Buol Ahmad Koloi mengatakan, setelah mendapat infomasi yang viral di media sosial (medsos) adanya anggota DPRD dari partainya yang diduga menyalagunakan narkoba pihaknya langsung malakukan koordinasi dengan Polres Buol untuk memastikan banar atau tidak adanya oknum anggota partai-nya yang terlibat menyalagunakan narkoba.

“ Saat ini kami masih menunggu hasil penyidikan dari Polres atas praduga tak bersalah yang menjerat oknum tersebut, “ ungkap Ahmad Koloi, kepada Radar Sulteng di gedung DPRD Buol, Senin (29/11).

Ahmad Koloi yang juga Wakil Ketua (Waket) DPRD Kabupaten Buol itu menegaskan, aturan di partai sudah jelas sesuai AD dan ART. Bagi setiap anggota partai yang berani melakukan empat hal yang dilarang, seperti melakukan penyalagunaan narkotika, melakukan pelecehan anak di bawah umur, korupsi dan terorisme, sangat jelas aturan ini jika dilanggar tentu partai tidak memberi ruang untuk memaafkan bagi setiap kader dan disertai sanksi berupa pencabutan kartu keanggotaan dari partai bila terbukti.

“ Kita dari partai masih menunggu penyampaian dari Polres hasil penyidikan. Setelah itu, akan mengambil langkah-langkah untuk memutuskan jika terbukti. Secepatnya kami akan melakukan Pengganti Antar Waktu (PAW) dan berkoordinasi dengan KPU, “ ujar Ahmad Koloi.

Meski demikian, Ahmad koloi menjelaskan praduga tak bersalah tetap dijunjung tinggi untuk mengungkap dugaan keterlibatan JS dalam menyalagunakan narkoba. Partai tetap menuggu hasil penyidikan dari kepolisian, dan kalau pun yang bersangkutan butuh pendampingan hukum partai akan menyiapkan pengacara.

“ Bila yang bersangkutan dinyatakan bersalah dan terbukti menyalagunakan narkoba, yang mengatur PAW dari KPU sesuai ketentuan kita hanya menunggu, “ demikian Ketua PKB Buol, Ahmad Koloi.(tam/mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.