Dua Pemalsu STNK Segera Disidang di PN Palu

- Periklanan -

PALU – Dua tersangka pemalsuan surat tanda nomor kendaraan (STNK) resmi dilimpahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu ke Pengadilan Negeri (PN) Palu. Tersangka masing-masing, Wawan Gunawan alias Wawan dan Fifai Laguna alias Phai, pun kini siap pula untuk disidangkan di PN Palu.

Ilustrasi (@Grandyos Safna/DetikFoto)

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Palu, Suryanto menjelaskan, dalam berkas perkara, keduanya ancam pidana pasal 263 ayat 1 tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara. Dalam dakwaan jaksa, kedua tersangka ini, melakukan pembuatan STNK Palsu di sebuah rumah kos, yang berada di Jalan Kelapa Dua, Kecamatan Palu Barat.

- Periklanan -

“Dalam dakwaan, juga dijelaskan bahwa STNK palsu tersebut terbongkar, setelah korban yang hendak melakukan perpanjangan STNK, tidak dapat dilayani karena STNK yang tidak terdata dan dinyatakan palsu oleh pihak Samsat,” tutur Suryanto.

Untuk barang bukti yang diserahkan oleh pihak Polres Palu kepada Kejari, di antaranya satu unit laptop warna hitam, 162 lembar kertas Concorde, lima lembar pelastik STNK, satu buah cap lunas merek joyko. Kemudian sembilan blanko STNK kosong hasil print out, tiga lembar blanko kosong notice pajak, empat lembar STNK sudah terdapat nama pemilik dan identitas kendaraan, satu lembar STNK mobil dan notice pajak palsu mobil Toyota Avanza atas nama Moh Taufik.

Serta empat lembar notice pajak palsu, satu lembar STNK palsu mobil Toyota kijang atas nama Ilham, dua lembar STNK kosong, satu lembar STNK Yamaha Vixion DN 5245 GB atas nama Roni Marthen. “Jadi barang bukti alat dan juga sebagian STNK yang diserahkan kepada kami ini adalah yang digunakan tersangka untuk membuat STNK Palsu tersebut, yang kemudian akan kita ajukan ke persidangan,” tutup Suryanto. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.