alexametrics Dua Pejabat Selingkuh Sudah di BAP Pemkab Touna – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Dua Pejabat Selingkuh Sudah di BAP Pemkab Touna

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Setelah Rampung Akan Dilapor ke Bupati untuk Disanksi

TOUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tojo Unauna (Touna) telah bekerja cepat setelah mengetahui dua pejabatnya melakukan hubungan terlarang di sebuah kompleks perumahan di Ampana, ibukota Kabupaten Touna, Kamis malam.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Touna, Syarif Lasawedi yang dimintai keterangannya soal kasus yang menghebohkan warga di Kabupaten Touna dan di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) ini, via telepon,  nomor HP  08219403xxxx, tidak menjawab dan tidak mengangkat HP-nya. Hingga tiga kali ditelepon, tidak merespon.

Warga masyarakat ingin mengetahui bagaimana perkembagngan penanganan kasus ini, terutama dari reaksi cepat Pemkab Touna. Sebab kasus ini diduga kuat telah mencoreng nama baik Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Touna. 

Dalam penelusuran Radar Sulteng pasca penggrebekan hingga dibekuknya pasangan yang diduga berselingkuh ini, sebuah sumber di Pemkab Touna yang layak dipercaya, meski meminta identitasnya dirahasiakan, menyebutkan bahwa Pemkab Touna telah menanggapi kasus dua pejabatnya yakni Plt Sekretaris Bappeda beriinisial AB, dan pejabat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) Kabupaten Touna, sebagai Kepala Seksi (Kasi) berinisial OA.

Sejauh ini Pemkab Touna, setelah menerima laporan adanya dua pejabat yang ketangkap setelah dilakukan penggrebekan oleh aparat keamanan akan mengkaji lebih dalam lagi kasus ini, dengan melakukan pemeriksaan yang direkam dalam sebuah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap kedua tersangka.

Dikatakannya, selain BAP dari Polisi Pemkab juga akan mengkolaborasikan dengan BAP Pemkab sendiri.

” Setelah itu kami laporkan kepada pimpinan, dalam hal ini Bupati Kabupaten Tojo Unauna, ” kata sumber tersebut, kepada Radar Sulteng, Rabu (30/6).

Ditanya apakah pemeriksaan itu juga melibatkan Inspektorat, oleh sumber dikatakan masih melihat konteksnya, karena ini bersifat pribadi dua oknum. Sehingga penajamannya nanti di lapangan akan dilihat dulu kasusnya seperti apa.

Dari pengembangan kasus ini, disebutkan, oknum AB merupakan orang dekat Bupati Touna saat ini Mohammad Lahay, dan merupakan salah satu pejabat yang loyal kepada Bupati, sehingga kemungkinan AB “dilindungi” dan kasus ini dipetieskan diprediksi bisa saja terjadi.

Bahkan OA, diduga selingkuhan AB merasa penggerebekan terhadap dirinya di sebuah BTN atau perumahan di Ampana bukan masalah besar. Menurutnya, apa yang dilakukannya bersama AB hanya masalah biasa-biasa saja.

“Biasa saja lea. Ini kan bukan kasus korupsi atau narkoba, tidak perlu dibesar-besarkan, “ kelit OA, seperti dikutip sumber koran ini.

Akan tetapi, sumber ini memberikan garansi bahwa kasus ini tetap diproses sesuai hukum yang berlaku, yakni Undang-undang ASN dan turunannya. Sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN, yang didalamnya juga mengatur pelanggaran perbuatan asusila dan pelanggaran norma etika.

Disebutkan pula, bahwa seorang perempuan ASN yang apabila menjadi isteri kedua/ketiga/keempat, maka tidak diperbolehkan lagi menjadi ASN.

Diberitakan sebelumnya, dua orang ASN yang juga pejabat di Pemkab Touna diduga telah melakukan tindakan asusila. Keduanya digrebek anggota Polres Touna bersama istri sah dari oknum pejabat tersebut.

Kedua oknum pejabat berinisial AB dan OA digrebek di salah satu rumah di Desa, Uemolingku, Ampana, pada Kamis malam (24/6) pekan lalu. Keduanya tidak bisa mengelak karena diduga kuat melakukan perbuatan asusila. Apalagi saat penggrebekan aparat Polres Touna menerima laporan dari istri AB sekaligus jadi saksi di lapangan.

Sumber resmi Radar Sulteng menyebutkan setelah keduanya digrebek aparat malam itu juga langsung dibawa ke Polres Touna. Keduanya sempat dibuatkan berita acara dan ditahan.

Namun sumber koran ini menyebutkan pasangan selingkuh OA tidak lagi ditahan. Bahkan informasinya sudah melakukan perjalanan dinas tanpa mendapat sanksi dari atasan tempat OA bekerja.

Kasus ini menurut sumber, sudah merupakan kejadian yang kedua kali dengan orang/pelaku yang sama. Dimana sebelumnya pada kejadian pertama telah dilakukan musyawarah dan dibuatkan perjanjian untuk tidak mengulangi perselingkuhan lagi.

Terpisah Kapolres Touna AKBP Riski Fara Sandhy dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Touna, IPTU Tony Lanca menjelaskan, baik AB maupun OA hingga kini memang belum ditahan. Penyidik kata Tony, masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

“Kami masih mengumpulkan bukti dan juga saksi lain, karena saat istrinya datang mereka (AB dan OA) berada di ruang tamu,” jelas Kasat Reskrim.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.