Dua Korban Terseret Banjir di Banggai Belum Ditemukan

- Periklanan -

Jajaran Tim Gabungan menyisir pesisir pantai Bunta kemarin siang (5/6) mencari korban yang hilang. (Foto: Ist)

BANGGAI – Upaya tim gabungan dalam melakukan pencarian korban hilang yang disapu banjir bandang di Bunta Minggu (4/6) dini hari membuahkan hasil. Tim yang terdiri dari Basarnas, Polri, TNI, juga unsur pemda dan kecamatan dan dibantu warga, menemukan satu jasad korban.

Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno, melalui Kabag Ops Polres Banggai Kompol Margiyanta mengatakan, satu jenazah korban diketahui bernama Suharman M Patompo alias Amang, asal Desa Biga Kecamatan Walega Besar. Pekerjaan sehari-hari sebagai Bendahara Desa. “Jenazahnya sudah dibawa ke Puskesmas Bunta untuk dievakuasi. Ditemukan tadi siang,” jelasnya Senin (5/6).

Selain korban tewas, tim gabungan juga menemukan mobil Avanza yang terseet di dalam laut dengan kedalaman 42 meter. Diperkirakan mobil tersebut hanyut disapu banjir bandang sampai ke dasar laut. Pasalnya lokasi bencana, bersebelahan dengan laut dan tebing. “Sehingga dimungkinkan, mobil itu terseret arus banjir,” jelasnya.

- Periklanan -

Upaya proses evakuasi sampai saat ini terus berjalan. Proses evakuasi berlangsung dari terbit hingga terbenam matahari. Wakil Bupati Banggai bersama kepala RSUD Luwuk dan Camat serta Kapolsek Bunta juga turut terlibat proses evakuasi. Selain itu tim basarnas bersama pemda juga mendirikan tenda darurat dan dapur logistic, mengurus korban banjir bandang baik yang sementara dirawat maupun yang telah meninggal.

Sementara Kapolsek Bunta Iptu Chandra menambahkan, proses evakuasi akan diteruskan keesokan harinya guna menyisir dan mencari korban lain. Diperkirakan korban lainnya tidak jauh dari lokasi korban ditemukan pertama.

Disamping itu juga, jalan poros Trans Sulawesi sudah bisa dilalui sejak pukul 07.00 wita kemarin (5/6). “Arus lalu lintas sudah normal kembali. Meskipun tidak lancar karena masih ada sisa longsoran,” jelasnya.

Dari musibah ini, dilaporkan tiga warga hanyut saat terjadi banjir. Warga yang hilang yaitu Abidin T Kusang, Amang seorang bendahara sekolah di kecamatan Walea kabupaten Touna, sopir travel ampana Mitra Touna yang belum diketahui identitasnya. Beserta dua unit mobil jenis minibus mitra Touna dan Touota Avanza.  (bar)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.