Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Dua Bulan Diselidiki, Pembunuh Nugi Belum Juga Ditangkap

Polisi Diminta Transparan Perkembangan Kasusnya kepada Masyarakat

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Sudah hampir dua bulan penyelidikan kasus tewasnya bocah malang, Nugi Rantaola, berusia 2 tahun warga Desa Tolambo Poso Kecamatan Pamona Tenggara Kabupaten Poso, polisi belum juga berhasil menangkap pelaku pembunuhnya.
Berlarut-larutnya penanganan penyelidikan misteri tewasnya bocah Nugi menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Poso.

Tak terkecuali anggota DPRD Sulteng dapil Kabupaten Poso, Sony Tandra ikut memberikan pernyataan terkait penanganan kasus meninggalnya anak Nugi yang belum ada titik terang penanganan kasusnya. “Sudah beberapa bulan kasus ditangani pihak kepolisian (Polres Poso), wajar masyarakat menjadi bertanya-tanya sejauh mana perkembangan kasusnya saat ini,” kata Sony Tandra melalui telepon, Rabu (16/6).

Ketua komisi III DPRD Sulteng itu, penyelidikan kematian anak Nugi yang misterius harusnya dari kepolisian transparan kepada masyarakat, agar tidak menimbulkan spekulasi, menjadi isu liar di masyarakat.
“Saya pribadi percaya polisi akan bekerja dengan baik. Tapi dalam kasusnya ini polisi harus transparan sejauhmana penanganannya,” ujarnya.

Jika memang dalam proses di kepolisian sudah ada yang ditetapkan tersangka, didukung bukti-bukti, polisi harus segera menyampaikan status tersangka agar diketahui masyarakat. Kalaupun belum ada ditemukan bukti-bukti juga harus disampaikan. “Jangan sampai masyarakat menerima informasi liar dengan tuduhan-tuduhan belum terbukti, justru bisa lebih mengkhawatirkan di masyarakat,” tandasnya.

Bocah malang itu dikabarkan hilang pada 27 April 2021, selama beberapa pekan dilakukan pencarian anak Nugi, Minggu (11/4) ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah pohon tua sekitar 4 kilo meter dari perkampungan.

Sempat ramai beredar media sosial ramai membahas kematian bocah tak berdosa itu. Bahkan ada postingan yang kemudian menjadi viral yang menyebutkan bahwa pelaku pembunuh Nugi sudah mengaku sebagai pelaku pembunuhan. Belakangan postingan tersebut dihapus, karena pihak kepolisian yakni, Polres Poso langsung memberi klarifikasi bahwa belum ada menetapkan pelaku pembunuhan maupun membeberkan penyebab kematian bocah Nugi.

Diberitakan Radar Sulteng, sebelumnya penyidik Polres Poso telah meningkatkan status perkara dugaan pembunuhan Nugi Rantaola, anak berumur 2 tahun, di Desa Tolambo Kecamatan Pamona Tenggara Kabupaten Poso dari penyelidikan ke penyidikan. Dengan peningkatan status perkara tersebut, Polisi akan segera menetapkan tersangka. Demikian disampaikan Kapolres Polres Poso, AKBP Rentrix Riyaldi Yusuf, kala itu, Kamis 20 Mei 2021.

“Awal bulan (Mei) ini kita sudah tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan bahwa kasus itu adalah tindak pidana. Sekarang ini kita sedang berupaya untuk menetapkan tersangka,” jelasnya kepada wartawan, kemarin.

Dikonfirmasi kembali terkait perkembangan kasus tewasnya anak Nugi, Kapolres Poso Rentrix Riyaldi Yusuf, Rabu (16/6) mengaku masih menunggu hasil labfor lanjutan, karena ada tambahan beberapa kelengkapan penyelidikan yang dikirim. Juga masih akan ada pemeriksaan beberapa saksi baru. “Selamat sore pak. Masih menunggu hasil labfor kembali ada beberapa barang tambahan yang kami kirim. Serta penambahan beberapa saksi baru,” tulis Kapolres Rentrix via WhatsApp. (ron)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.