Dua ABG Terlibat Pengedar Sabu Ditangkap Bersama Dewasa

- Periklanan -

Para Pelaku kasus Narkotika dan barang buktinya yang diekspos Satresnarkoba Polres Palu, Kamis (16/3). (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Sepanjang Februari-Maret 2017 Satresnarkoba Polres Palu telah menangani sebanyak 8 kasus tindak pidana narkotika di wilayah Kota Palu. Jumlah kasus ini dinilai menjadi keberhasilan Satresnarkoba dalam memberantas kejahatan narkotika di Kota Palu.

Kapolres Kota Palu AKBP Christ R Pusung dalam giat ekspos perkara, Kamis (16/3) kemarin, mengatakan 8 kasus narkotika terjadi di 8 TKP yang berbeda. Diantaranya dua TKP di wilayah Kecamatan Mantikulore, Kelurahan Tanamodindi dan Talise Valangguni. Tiga TKP di wilayah Kecamatan Palu Timur yakni Kelurahan Besusu Tengah, dan dua TKP di Besusu Timur. Selanjutnya dua TKP di wilayah Kecamatan Palu Selatan yakni Kelurahan Birobuli Selatan dan Bulili Utara. “TKP selanjutnya di Jalan Bunga Raya, Kelurahan Lambara Kecamatan Tawaeli Kota Palu,” kata Kapolres merincikan TKP.

- Periklanan -

Lanjut Kapolres memaparkan, 8 kasus yang ditangani itu berhasil terungkap berawal karena laporan masyarakat yang terima pihak kepolisian. “Laporan masyarakat yang kita terima juga berjumlah 8 laporan,” sebutnya.

Selanjutnya, dari 8 kasus itu Satresnarkoba mengamankan sejumlah pelaku dan barang buktinya. Untuk pelaku yang terjaring berjumlah 13 orang pria maupun wanita. Mirisnya, selain pasangan suami istri, dua diantara para pelaku termasuk anak di bawah umur.  “Pelaku anak di bawah umur berinisial GA (16) dan DI (16). Para pelaku ini terdiri dari pengedar dan pemakai, bahkan salah satu residivis,” tutur Kapolres.

Sementara untuk barang bukti di 8 TKP penangkapan kasus narkotika itu, tidak hanya berupa barang yang diduga sabu beserta kelEngkapan alat pengisap. Tetapi juga diamankan barang bukti handphone, sepeda motor, dan uang tunai. Untuk barang bukti diduga sabu jumlah di setiap TKP penangkapan berbeda-beda. Bahkan ada yang diamankan masih berada di dalam pireks. Untuk barang bukti handphone berjumlah 9 unit dan sepeda motor 4 unit.

Kapolres Palu menegaskan tidak akan berhenti untuk memberantas pelaku Narkotika di Kota Palu. Dia mengharapkan penangkapan yang sering dilakukan dapat memberi efek jera bagi para pelaku tindak pidana. “Saya mengharapkan masyarakat di Kota Palu ikut berperan aktif membantu pihak kepolisian dalam memberantas dan memerangi Narkoba di Kota Palu dengan cara apabila mengetahui atau melihat tindak pidana narkotika segera menginformasikan ke kepolisian,” tandasnya.(acm)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.