alexametrics DPW PKB Sulteng Akan Memperingati Hari Santri – RADAR SULTENG
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

DPW PKB Sulteng Akan Memperingati Hari Santri

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-DPW PKB Sulteng akan menggelar upacara peringatan Hari Santri tahun ini. Dalam konferensi pers yang digelar di kantor DPW PKB Sulteng, menginformasikan, akan meusatkan peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Alkhairaat di Desa Kotarindau Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi, pada 22 Oktober 2021.

Wakil Ketua DPW PKB Sulteng, Jayadian Djuhaepa, yang juga Sekretaris panitia didampingi Wakil Ketua DPW PKB Sulteng Mohamad Habil Masri, SH, Wakil Ketua DPW PKB Sulteng Muhammad Rusdi Tenri, dan Wakil Sekretaris DPW PKB Sulteng Gustiana, SH.I, menjelaskan, DPW PKB Sulteng sebelum melaksanakan upacara puncak Hari Santri akan menggelar bakti sosial (Baksos) berupa kegiatan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan gratis di Pondok Pesantren (Ponpes) Kabelota di Desa Pewunu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (21/10). Targetnya adalah 200 orang yang akan divaksin, baik vaksin pertama maupun kedua.

“ Masih di hari Kamis, 21 Oktober, pada sore harinya dilaksanakan lomba pidato tiga bahasa, dalam bahasa Indonesia, Arab, dan bahasa Inggris, “ jelas Jayadin. Pesertanya sudah mendaftar yang berasal dari sejumlah ponpes se Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kemudian, sosialisasi Undang-undang tentang Pesantren, Peraturan Presiden (Perpres), dan Rancangan Peraturan daerah (Ranperda) tentang Pesantren. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Ponpes Madinatul Ilmi Dolo. Pada malam harinya dilaksanakan maulid Nabi, di Ponpes Bambau Solihin di Kelurahan Palupi Kota Palu.

Pada 22 Oktober, tambah Jayadin, digelar apel Santri di lapangan Ponpes Madinatul Ilmi di Desa Kotarindau Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Pada malamnya ditutup dengan malam ramah tamah.

“Inilah serangkaian kegiatan kami untuk memeriahkan dan memeringati Hari Santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2021, “ papar Jayadin.

Ditambahkan oleh Wakil Ketua DPW PKB Sulteng, Muhammad Rusdi Tenri, yang juga Wakil Ketua Panitia, menjelaskan, semua kegiatan ini sudah dibahas dan disepakati dengan melibatkan semua santri dari ponpes di Sulteng.

“ Berhubung masih dalam keadaan Covid-19 sehingga untuk menghadiri apel Santri ini hanya mengundang perwakilan-perwakilan, supaya tidak terjadi penumpukan-penumpukan yang pada intinya kita tetap menjalankan Prokes Covid-19, baik di Ponpes Madinatul Ilmi, di Kabeloa, maupun di Bambau Solihin, dan di Sekretariat DPW PKB Sulteng. Jadi ada empat tempat pelaksanaan acaranya, “ paparnya.

Lomba pidato dilaksanakan di Sekretariat DPW PKB secara virtual. Apa dan mengapa dilaksanakan? Ini merupakan agenda tertunda. Sebetulnya dari tahun 2020 itu akan kita laksanakan di Bora Kabupaten Sigi, tetapi karena Covid-19 sehingga baru bisa dilaksanakan sekarang, tetap di Sigi yang dipusatkan di Ponpes Madinatul Ilmi Dolo.

Pada saat puncak Hari Santri, akan dihadiri oleh Wakil Ketua Dewan Syuro DPP PKB, Prof. Dr. KH Manarul Hidayat, MA, sekaligus membawakan hikmah Maulid Nabi, selanjutnya akan membawakan materi tentang Undang Undang Pesantren dan Perpres Nomor 82 2021, juga menjadi Inspektur Upacara Hari Santri di Sulawesi Tengah.

Pembawa materi kedua, Prof. Dr. Rusli, S.Ag, M.S.Oc, Direktur Pasca Sarjana UIN Datokaramah yang juga Ketua Tim Perumus naskah akademik Ranperda Pesantren. Kemudian narasumber ketiga Ketua Fraksi PKB DPRD Sulteng Aminullah BK. Akan dihadiri pula oleh Ketua MUI Sulteng, Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng Dr. H. Ulya Taha, dan tokoh-tokoh agama lainnya.

Sedangkan Wakil Ketua DPW PKB Sulteng, Mohamad Habil Masri, SH, pada kesempatan itu menjelaskan, entri poin dari kegiatan Hari Santi ada empat yakni sosialisasi Undang Undang Pesantren, sosialisasi Perpres, dan sosialisasi tentang Ranperda Sulawesi Tengah tentang Pesantren.

“ Jadi Ranperda Pesantren ini yang menginisiasi itu adalah Fraksi PKB DPRD Sulteng, “ kata Habil.

Ini semua, katanya, sebagai upaya PKB Sulteng bagaimana memajukan Pesantren di Sulawesi Tengah, begitu juga di Perpres ada dana abadi. Demi kesejahteraan Pesantren, mendapatkan dana dari Pemerintah Daerah.

“ Kita berdoa, semoga Perda pesantren Sulawesi Tengah menjadi provinsi ketiga yang memiliki Perda Pesantren di Indonesia setelah Provinsi Sumatera Selatan dan Jawa Barat. PKB sangat berpihak ke pesantren, “ ungkapnya.

Ia juga mengatakan pada malam Hari Santri akan hadir 1.000 santri bersama orang tuanya, yang dihadiri beberapa Ponpes dan Madrasah unggulan di Sulawesi Tengah.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.