Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

DPRD Sulteng Usulkan Pemberhentian Gubernur Sulteng Periode 2016-2021

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU-DPRD Sulteng menggelar rapat paripurna, dengan agenda usulan Pemberhentian Kepala daerah Provinsi Sulteng, masa jabatan 2016-2021, Selasa (18/5).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua (Waket) I DPRD Sulteng H. Moh. Arus Abd Karim, didampingi Waket III H. Muharram Nurdin, serta H. Mulyono mewakili Gubernur Sulteng, dan dihadiri Forkopimda, serta hampir seluruh anggota DPRD Sulteng, baik langsung maupun secara virtual.

Rapat yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Sulteng, juga dirangkaikan dengan penandatangan berita acara tentang usulan pemberhentian Kepala Daerah Provinsi Sulteng, yang sebelumnya dibacakan oleh Sekretaris DPRD Sulteng Hj. Tuty Zarfiana, SH., M.Si.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Sulteng yang dibacakan H. Moh. Arus Abd Karim memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur H. Longki Djanggola dan Wakil Gubernur (Wagub) Dr. H. Rusli Bacco Dg Palabbi atas semua kinerja dan kerja keras selama ini yang telah menjadikan Sulteng jauh Lebih baik, sebagaimana visi Provinsi Sulteng yaitu Sulteng maju, mandir dan berdaya saing.

Tugas berat dalam menjelaskan tugas mulia dan roda pemerintahan selama ini, semoga menjadi sumber kekuatan dan motivasi kepada kepala daerah selanjutnya yang terpilih melalui Pemilu tahun 2020 yang lalu, yakni H. Rusdi Mastura sebagai Gubernur dan H. Ma’mun Amir sebagai Wagub Sulteng.

Pada kesempatan tersebut, ketua DPRD Sulteng lebih lanjut penyampaikan bahwa pengumuman usulan pemberhentian Gubernur dan Wagub Sulteng masa jabatan 2016-2021 sesuai Surat Keputusan (SK) Presiden RI Nomor 70/P Tahun 2016 tentang Pengesahan Pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng masa jabatan 2011-2016, dan Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng masa jabatan 2021, serta SK Presiden RI nomor 66/P Tahun 2019 tanggal 23 Juli 2019 tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Gubernur Sulteng masa jabatan 2016-2021.

Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan Pasal 60 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, menyatakan bahwa masa jabatan kepala daerah adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak pelantikan. Oleh karena itu, katanya, Gubernur dan Wagub Sulteng periode 2016-2021 akan berakhir masa jabatannya pada 16 Juni 2021 mendatang.

Namun demikian lanjutnya, demi kelancaran proses administrasi pengurusan SK tentang Pengesahan Pemberhentian Gubernur dan Wagub Sulteng masa jabatan 2016-2021 dilakukan rapat paripurna pengusulan pemberhentian jabatan kepala daerah sesuai Undang-undang yang berlaku.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama juga, DPRD Sulteng menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir atas pengajuan satu buah Raperda Sulteng untuk menjadi Perda tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang Kesehatan Daerah.(mch/Humas)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.