Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

DPRD Sigi Sayangkan Obat Kedaluarsa di RSUD Torabelo

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ilustrasi (@jpnn.com)

SIGI–Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Torabelo Kabupaten Sigi yang ada di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru, telah memusnahkan ratusan jenis obat kedaluarsa (expire) yang ada di RS milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi.

Direktur RSUD Torabelo, dr Kraf mengatakan, pihaknya telah memusnahkan ratusan jenis obat tersebut beberapa waktu lalu, dengan melibatkan sejumlah pihak, seperti BPOM dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sigi.

“Kita sudah musnahkan pada hari Selasa tanggal 29 Agustus lalu, dan obat kedaluarsa tersebut memang harus dimusnahkan, agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak mengetahuinya,” jelasnya.

Adanya obat kadaluarsa pada RSUD Torabelo tersebut, terkait temuan pihak perwakilan BPK RI Sulawesi Tengah yang melakukan pemerikaan penggunaan anggaran tahun 2016. Obat kedaluarsa yang menjadi temuan tersebut cukup luar biasa banyak, yakni 130 jenis obat dan ada diantara jenis obat tersebut yang kedaluarsanya pada tahun 2012.

Pihak DPRD Sigi melalui Ketua DPRD Sigi, Moh Rizal Intjenae, sebelumnya, juga sangat menyayangkan masih adanya obat kedaluarsa yang ada di RSUD Torabelo. Pihak rumah sakit pun belum dimusnahkannya. Hal ini dikhawatirkan lanjut Ketua DPRD Sigi, akan disalah gunakan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab, dengan menyalagunakannya pada pasien.

“Hal tersebut tidak bisa dibiarkan dan secepatnya dimusnahkan, karena dikhawatirkan akan disalahgunakan,” terang Rizal.

Hal yang sama pula disampaikan Ketua Komisi I DPRD Sigi, Ilyas Nawawi. Menurutnua obat yang sudah kedaluarsa tidak bisa disimpan lama, karena dikhawatirkan obat tersebut sudah mengandung racun.

“Sebagai komisi yang bermitra dengan kesehatan, kita sangat menyayangkan bila masih ada obat kedaluarsa yang belum dimusnahkan,” pungkasnya.(ndr)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.