DPRD Palu Soroti Anggaran Belanja Rumah  Sakit Anutapura

- Periklanan -

Rumah Sakit Anutapura Palu. (Foto: Opan)

PALU – Sejumlah pertanyaan dilontarkan para wakil rakyat di DPRD Palu saat bertemu dengan pengelola rumah sakit Anutapura untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota akhir tahun 2016.

Anggota DPRD Palu Joppi Kekung misalnya mempertanyakan soal anggaran makan dan minum (Mamin)  untuk pegawai Rumah Sakit Anutapura. “Menunya itu apa  sehingga ada pengeluaran sebesar Rp3,4 miliar pada 2016,” kata Joppi. Ia juga mempertanyakan anggaran makan minum itu untuk siapa apakah honor atau ASN.

Sementara  Anggota Pansus  Ridwan Alimuda mempertanyakan soal pengeluaran anggaran sebesar Rp280 juta untuk biaya  penguburan mayat tak bertuan atau mayat tanpa identitas.

Yang menjadi perhatian kalangan dewan sebenarnya target untuk penguburan mayat tak bertuan pada 2016 di rumah sakit Anutapura  adalah Rp30 juta untuk tahun lalu .”Menurut saya banyak  sekali mayat tak bertuan yang dikubur sehingga realisasinya menjadi Rp280 juta,” katanya.

- Periklanan -

Ridwan sendiri curiga ada kopi paste terkait laporan penguburan mayat tanpa identitas ini. “Pasalnya di sini tertulis targenya Rp30 juta realisasi Rp80 juta atau 0,3 persen dari mana hitungannya sampai mendapatkan 0,3 persen itu,” katanya.

Ada kecurigaan bahwa LKPj Wali Kota tahun 2016 adalah copy paste angka dari tahun sebelumnya pasalnya ada angka-angka yang mirip dengan LKPj tahun sebelumnya.

“Kami ingin mempertanyakan itu berapa kira-kira penguburan satu jenazah tak bertuan itu itu sehingga menghasilkan angka seperti itu,” katanya.

Sementara Anggota dewan  Armin mempertanyakan apakah Rumah Sakit Anutapura memiliki  jaringan air bersih atau belum. “Setahu saya rumah sakit Anutapura sudah cukup lama lalu kenapa ada anggaran untuk jaringan air bersih sekitar Rp561 juta untuk jaringan air bersih.

Berbeda dengan rekan-rekannya anggota Pansus Danawira Asri mempertanyakan pemasukan dari Rusunawa Rumah Sakit Anutapura. Pasalnya kata Danawira adanya pemasukan daerah dari Rusunawa tersebut.

“Beberapa tahun waktu masih dipimpin dr Renny ada bantuan dari APBN peruntukannya untuk pembangunan Rusunawa yang akan digunakan untuk keluarga pasien dari luar kota juga akan disewa perawat Rumah Sakit Anutapura. Lalu sejauh pemasukannya sekarang ini buat Kota Palu,” ujar Danawira.(zai)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.