DPRD Palu Pertanyakan Efektivitas Gerakan Gali Gasa

- Periklanan -

Ilustrasi (@Mugni Supardi)

PALU – Keefektifan gerakan gali gasa (3G) mulai dipertanyakan anggota DPRD Palu.

Hampir  dua bulan sejak dicanangkan  gerakan seperti belum berhasil  menggugah kesadaran warga Kota Palu supaya peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Kota Palu masih saja belum terlihat bersih, sejak program tersebut dicanangkan. Contohnya saja di Jalan Muhammad Hatta daun-daun kering berserakan dan dibiarkan begitu saja,” kata Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Palu Selatan-Tatanga, Ridwan  H Basatu kemarin (27/4).

Menurut Ridwan, Satgas K5 yang seharusnya berfungsi menggerakan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan juga terlihat belum berfungsi maksimal.

Padahal kata Ridwan Basatu  Satgas K5 yang  Harus mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan kebersihan  lingkungan.

- Periklanan -

“Satgas K5 sebenarnya begitu terbentuk sudah harus bergerak untuk mengajak masyarakat untuk mewujudkan kebersihan kota,” tandasnya.

Ridwan meminta Satgas K5 jangan hanya beralasan tidak adanya anggaran membuat mereka belum bekerja.  Dengan kata Ridwan Basatu jangan sampai karena anggaran belum ada Satgas K5 belum juga bergerak.

Hal senada dikatakan anggota Dewan dari Dapil IV Palu Timur-Mantikulore Ridwan Alimuda.

Ridwan berpendapat gerakan ini belum maksimal.”Saat hujan semua sampah yang ada drainase sampai di jalan.

Sejak program  ini dicanangkan ujarnya  belum pernah lurah mengundang Ketua RT dan RW untuk membicarakan bagaimana program Gali Gasa ini.

Tidak maksimalnya program ini dapat dilihat ketika hari kerja bakti. Di mana yang hadir hanya Satgas K5 sementara masyarakat tidak pernah hadir. “Berarti koordinasi untuk gerakan ini belum berjalan dengan baik,” demikian Ridwan Alimuda.(zai)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.