DPRD Kembali Persoalkan Keberadaan Satgas K5

- Periklanan -

PALU – Anggota DPRD Palu Armin Soputra meminta supaya dewan mengalihkan anggaran yang diperuntukan bagi Satgas K5. Dia berpendapat K5 itu tidak ada kerjanya.

Sampah berserakan di drainase Jalan RE Martadinata, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Rabu (17/1). (Foto: Mugni Supardi)

“Makanya saya heran, kenapa tiba-tiba ditempatkan lima orang tiap kelurahan. Padahal di Satgas itu, juga ada pegawai negeri yang mendapat gaji sebagai anggota Satgas. Sebenarnya keberadaan mereka . Apa kerja mereka hanya melihat-lihat saja,” kata Armin.

Makanya, dia mengusulkan supaya DPRD mengambil kembali anggaran untuk K5 tersebut. Lebih bagus anggaran untuk lima anggota Satgas K5 tersebut dialihkan dan dimasukan ke anggaran pengangkutan sampah.

- Periklanan -

“Anggaran untuk Satgas K5 itu lebih baik dialihkan, karena buktinya saat ini sejumlah kelurahan justru bertambah  kotor,” kata Anggota Komisi C DPRD Palu ini.

Dia, juga mengusulkan kepada Ketua Komisi C untuk membuat rekomendasi kepada Pemkot. “Meski kita tahu apa yang disuarakan oleh DPRD ini diabaikan oleh Pemerintah Kota,” ungkap Armin.

Menurut Armin seakan tugas DPRD itu tidak ada artinya bagi Pemkot Palu sekarang ini. “Padahal kita punya tugas penganggaran, legislasi dengan pengawasan,” kata Armin lagi.

Dikatakan Armin saat dewan melakukan tugas pengawasan justru diprotes oleh Pemkot.(zai)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.