Dosen Pertanian Untad Menata Kebun Obat Desa Pakuli

Menjadi Pusat Konservasi Tumbuhan Obat di Sulteng

- Periklanan -

SIGI-Untuk melestarikan tumbuhan obat yang ada di kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) tepatnya di Desa Pakuli Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi, staf Dosen Fakultas Pertanian yang terdiri dari Ir Rosmini MP, Dr Ir Andi Ete MS, dan Nur Edy SP MP Ph.D, serta staf dosen FISIP Untad, Dewi Rahma Wulandari S.I.Kom M.I.Kom, melakukan pengabdian kepada masyarakat yang bertema PPDM Pengembangan Desa Pakuli sebagai desa Konservasi Tumbuhan Obat.

Hal tersebut dilaksanakan agar kekayaan keanekaragaman tumbuhan obat yang ada di Desa Pakuli dapat lebih dikenal oleh masyarakat, terutama yang mempunyai kepentingan dengan tumbuhan obat tersebut. Sebagaimana diketahui bahwa salah satu kekayaan alam di Desa Pakuli adalah keanekargaman tumbuhan obat.

- Periklanan -

Akan tetapi karena dokumentasi tentang jenis-jeneis tumbuhan obat tersebut masih simpang siur dan semua jenis tumbuhan obat yang ada belum semua dikenal oleh masyarakat, memungkinkan dapat hilang dari tempat tumbuhnya baik disengaja maupun tidak disengaja.

Dengan mengkonservasi tumbuhan obat yang ada khususnya di kebun tumbuhan obat milik H H Sahlan Djanulu salah seorang tokoh masyarakat dan sekaligus pembudidaya tumbuhan obat (Ketua kelompok pembudidaya tumbuhan obat Asyifa’a), maka diharapkan dapat lebih memudahkan masyarakat dalam memanfaatkan tumbuhan obat yang ada tersebut.

Program pengabdian ini terselenggara berkat pendanaan dari Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Sesuai dengan Perjanjian Penugasan Pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat Nomor : 100/SP2H/LT/DRPM/2019, tanggal 11 Maret 2019.(mch/exp)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.