Dorong Inklusi Keuangan, OJK Bentuk TPAKD Banggai

- Periklanan -

PALU – OJK bersama Pemerintah Kabupaten Banggai dan Bank Sulteng menggelar Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Banggai secara virtual (11/11).

Rakor ini dipimpin langsung oleh Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah, Gamal Abdul Kahar. Turut hadir Plh Bupati Kabupaten Banggai, Abdullah Ali, para Kepala OPD Se-Kabupaten Banggai dan Rektor Universitas Tompotika, Musdar M. Amin.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah, Gamal Abdul Kahar, menyebutkan, pendirian TPAKD diharapkan dapat mendorong pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, melalui peningkatan akses keuangan masyarakat dan UMKM. TPAKD lahir dari kondisi di masyarakat yang membutuhkan akses keuangan untuk keperluan pribadi, keluarga, maupun usaha.

Oleh karena itu, TPAKD sebagai forum koordinasi antar instansi dan stakeholders diharapkan dapat meningkatkan dan mempercepat akses keuangan di daerah, dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

“Tujuan pembentukan TPAKD Kabupaten Banggai untuk mengembangkan potensi Kabupaten Banggai di sektor agro industri, mendorong peningkatan ekonomi daerah melalui penciptaan sumber-sumber ekonomi kerakyatan yang baru, memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan, serta optimalisasi peran Lembaga Jasa Keuangan, dalam pembiayaan usaha produktif berbasis ekonomi kerakyatan,” ujar Gamal dalam sambutannya.

Hal itu sesuai dengan Radiogram Menteri Dalam Negeri No.T-900/634/Keuda tanggal 19 Februari 2016, yang mengamanatkan Kepala Daerah dalam hal ini Gubernur, Bupati dan Wali Kota untuk membentuk TPAKD di Provinsi, Kabupaten, Kota bersama-sama OJK di wilayah tersebut.

Gamal menyampaikan, pengukuhan TPAKD Kabupaten Banggai akan dilaksanakan pada tanggal 19 November 2020, yang dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis kredit melawan rentenir (melati), kredit tani-padi sawah tahap ke III kepada para petani.

- Periklanan -

Plh Bupati Banggai, Abdullah Ali, mengatakan sangat mengapresiasi dan mendukung pembentukan TPAKD Kabupaten Banggai. Pemerintah Kabupaten Banggai sangat menyambut baik pembentukan TPAKD ini dan terus mendukung OJK dalam upaya meningkatkan Inklusi keuangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat khusunya di tengah pandemi saat ini.

“Kami berharap dengan pembentukan TPAKD ini dapat meningkatkan akses keuangan di daerah, yang bisa berperan dalam meningkatkan pemahaman dan penggunaan produk dan jasa keuangan oleh masyarakat,” harapnya.

Dalam pemaparannya, Direktur Utama Bank Sulteng, Rahmat Abdul Haris, menyampaikan, Kredit Melati ini sudah diberikan kepada para petani dan peternak di Kabupaten Sigi, Kabupaten Luwuk dan Kabupaten Buol.

“Program kredit melati saat ini terdiri dari kredit usaha tani padi sawah kantor cabang Luwuk dengan fasilitas plafond sebesar Rp 9,5 Juta, bunga 4,5 persen, serta jangka waktu selama 6 bulan,” tuturnya.

Kemudian kredit tani kacang tanah kantor cabang Sigi dengan fasilitas plafond sebesar Rp19,7 Juta, bunga 12 persen, serta kredit usaha sapi kantor cabang Buol dengan fasilitas Rp12 Juta, bunga 11,5 persen dengan jangka waktu selama 2 tahun.

Rahmat juga menyampaikan, bahwa dengan adanya produk kredit Melati ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh petani khususnya di Kabupaten Banggai, untuk dapat membantu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengharapkan masyarakat khususnya petani dapat memanfaatkan fasilitas tersebut, karena akses keuangan erat kaitannya dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk untuk mendukung tersedianya sumber pembiayaan pembangunan ekonomi nasional,” ujar Rahmat.(umr/*)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.