Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

DLH: Fly Ash PLTU Tak Mengandung Zat Radioaktif

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Tower PLTU Mpanau. (Foto: Mugni Supardi)

PALU – Saat ini, proses penelitian fly ash pengoperasian PLTU Panau, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, telah melahirkan hasil. Dalam uji laboratorium yang dilakukan oleh lembaga Batan, bahwa ply ash PLTU positif tidak bengandung zat berbahaya atau zat radioaktif sebagaimana dugaan sebelumnya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Musliman dikomfirmasi Radar Sulteng, Selasa (7/2). Musliman menegaskan, meski hasil uji lab menyatakan demikian, akan tetapi, pembuangan limbah berupa debu dari hasil pengoperasian PLTU Panau tersebut, masih akan terus ditindaklanjuti.

“Pembuangan limbahnya harus kembali ditata dengan baik oleh pihak PLN. Sehingga tidak meresahkan dan berdampak atau pun menggangu terhadap kesehatan masyarakat di lingkungan sekitar. Ini yang sementara kami koordinasikan ke pihak PLN,” ujarnya.

Selain penataan terkait pembungan limbah fly ash-nya, pihaknya juga nantinya akan menyampaikan ke pihak PLN untuk menata kembali mengenai kebisingan pengoperasian mesin PLTU.

“Kebisingan juga merupakan dampak negatif terhadap lingkungan masyarakat sekitar. Jadi, mau tidak mau mesin PLTU itu harus di letakan di bawah tanah atau semacam dibuatkan terowongan. Supaya suara mesinnya tidak mengganggu masyarakat sekitar,” tuturnya.

Dan hasil-hasil penelitian tersebut, lanjutnya, pihaknya akan mensosialisasikan ke masyatakat Kota Palu, khususnya masyarakat Panau itu sendiri. “Intinya, kita sementara menindaklanjuti tuntutan para warga,” pungkasnya. (sur)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.