Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Diupah Rp250 Ribu per Unit, Marlina Terlibat Penjualan Motor Curian

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Kapolsek Palu Selatan Kompol Malsukri (kiri) saat menerangkan ketetapan Marlina (20) sebagai tersangka, dengan adanya keterlibatan dalam jaringan pelaku Curanmor, Rabu (19/7) di Mapolsek Palu Selatan. (Foto: Wahono)

PALU– Polsek Palu Selatan menetapkan keterlibatan pelaku dengan jaringan pencurian sepeda motor (Curanmor) di dua tempat kejadian perkara (TKP). Penetapan pelaku bernama Marlina (20 tahun), Rabu (19/7), di Mapolsek Palu Selatan. Dia dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP dan pasal 362 Junto 55 dalam ikut sertaan melakukan penjualan Ranmor.

Sekadar diketahui, perempuan asal Desa Besoa Lembah Napu Kabupaten Poso ini, diamankan kerana tertangkap tangan pengunjung Mall Tatura, Jumat (14/7) sekitar pukul 12.30 Wita, diduga akan melakukan aksi Curanmor, bersama rekan prianya.

Kapolsek Palu Selatan Kompol Malsukri mengatakan, bahwa pihak penyidik telah menetapkan pelaku Marlina yang terlibat dalam aksi Curanmor di dua TKP, yaitu di Mall Tatura Palu Jalan Emmy Saelan dan Rumah Sakit (RS) Samaritan Jalan Touwa Palu. Sementara pelaku utama inisial AN yang tak lain pacar Marlina, sedang dalam pengejaran.

“Keterlibatan pelaku ini adalah sebagai turut serta dalam kasus ini dan menjadi pelaku utama adalah kekasihnya, AN, dan dalam beberapa kasus Curanmor pelaku juga terlibat dalam hal kerja sama penjualan, yang dijual di wilayah Palolo dan Kulawi,” ungkap Kapolsek kepada Wartawan.

Polsek Palu Selatan menetapkan tersangka Marlina, dengan pasal 363 ayat 1 dan pasal 362 junto 55. “Sementara kami menetapkan pelaku sebagai tersangka akibat terlibat dengan jaringan ini,” tambah Kapolsek.

Sementara, Marlina mengakui keikutsertaan penjualan dilakukannya. Akan tetapi dirinya tidak mengetahui berapa harga per motor yang berhasil dijual pelaku. “Saya dapat bagian satu motor Rp250 ribu, dan saya sudah berhasil jual tiga unit motor,” ungkap Marlina yang dikenal temannya sebagai pegiat mendaki gunung.

Sebelum tertangkap basah oleh pengunjung Mall Tatura, Marlina sempat ragu untuk melakukan aksinya tersebut. Akan tetapi dirinya didesak oleh AN yang memaksanya untuk ikut memantau situasi di parkiran pusat perbelanjaan itu. “Sebelumnya saya bertengkar dengan pacar saya, akan tetapi saya dipaksa jadi saya ikut,” demikian jelasnya kepada wartawan.  (who)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.