Ditlantas Polda Sulteng Temukan Banyak Mobil Pikap Angkut Orang

- Periklanan -

PALU – Mobil pikap sejatinya merupakan kendaraan pengangkut barang. Namun di saat Hari Raya Idul Fitri banyak digunakan untuk mengakut orang, yang hendak bersilahturahmi. Hal ini lah yang kerap ditemukan anggota Direktorat Lalu Lintas di lapangan, selama perayaan Lebaran.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Kombes Pol Kingkin Winisuda kepada Radar Sulteng, menyebutkan, pihaknya selama beberapa hari terakhir, sering menemukan adanya mobil pikap atau bak terbuka yang mengakut penumpang dengan jumlah yang banyak. Pihak kepolisian yang menemukan pelanggaran kasat mata ini pun, tidak tinggal diam.

“Anggota kami langsung berhetikan kendaraan, namun kami hanya berikan teguran lisan saja. Namun yang kami temukan bukan satu dua kendaraan saja, tapi ada banyak,” terang Kingkin, Kamis (28/5).

- Periklanan -

Disampaikan Kingkin, mobil pikap peruntukannya memang bukan untuk memuat orang. Dan jelas, hal ini melanggar Pasal 303 Junto Pasal 137 (4) huruf a, b dan c dengan denda Rp250 ribu. “Itu melanggar, karena memang bisa membahayakan penumpang yang ada di bak terbuka itu bila terjadi kecelakaan,” jelasnya.

Pelanggaran yang juga banyak ditemukan, juga terkait penggunaan helm untuk pengendara dan penumpang sepeda motor. Masih banyak pula masyarakat yang bepergian tidak menggunakan helm, meski dengan alasan berkendara hanya dekat. “Walaupun dekat atau jauh tetap harus menggunakan helm. Begitu juga yang menggunakan mobil pribadi, juga kadang tidak memakan safety belt,” ungkap Dirlantas.

Untuk itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah agar senantiasa, patuh dan taat terhadap peraturan berlalulintas. Hal ini tidak lain untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) dan fatalitas bila terjadi Lakalantas.

“Mari bersama kita sadar akan pentingnya tertib berlalulintas, karena ini semua untuk keselamatan kita bersama di jalan,” tandasnya. (agg)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.