Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Distribusi Blangko e-KTP Palu Tertunda Lagi

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Pengumuman kehabisan blangkoe-KTP di KantorDikcapil Palu, Rabu (29/3).(foto: MUGNI SUPARDI)

PALU- Kekosongan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kota Palu, dipastikan berlanjut hingga minggu kedua bulan April. Sebab, setelah dijanjikan minggu ketiga bulan Maret sudah akan tiba, tapi blangko e-KTP tak kunjung ada.

Menurut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Palu, blangko e-KTP nanti didistribusi pihak Kemendagri-RI ke daerah pada April mendatang. “Penyampaian menteri (Mendagri,red) seperti itu. Dijanjikan lagi minggu kedua bulan depan,” sebut Kepala Dinas Dukcapil Kota Palu, Drs Burhan Toampo, kemarin (29/3)di Palu.

Kadis menjelaskan, setelah pemenang tender diumumkan beberapa waktu lalu di Pusat, dijanjikan sebanyak 7 juta blangko e-KTP siap didistribusi pada minggu ketiga Maret. Tapi hingga sekarang distribusi blangko belum juga terlaksana. “Kita yang di daerah ini menunggu saja. Dijanjikan lagi pada bulan April. Saya pun tidak tahu alasan penundaan distribusi dikarenakan apa,” ujar Burhan.

Untuk daftar tunggu sekarang yang telah melakukan perekaman tapi kepingan e-KTP-nya belum jadi, Burhan mengakui semakin hari terus bertambah. Dari sebelumnya hanya 3.000 akhir tahun 2016, tapi sekarang sudah mencapai 5.000 lebih. Jumlah itu dipastikan terus bertambah. “Seperti arahan dari Pusat, kami mengeluarkan Surat Keterangan Perekaman atau SKP untuk pemohon yang belum tercetak keping e-KTPnya. SKP sebagai pengganti e-KTP sementara,” ujarnya.

Burhan berharap kepada masyarakat agar tidak perlu cemas. Karena kekosongan blangko yang berakibat belum bisa dicetaknya e-KTP bukan hanya di Kota Palu saja, tapi seluruh daerah di Indonesia.

Terkait distribusi blangko untuk wilayah Kota Palu, pihaknya akan menginformasikan kepada masyarakat agar segera datang ke Kantor Disdukcapil jika blangko sudah ada. Jika sudah ada, maka untuk cetak e-KTP sekaligus pengaktifan e-KTP akan dilakukan.

“Saya ingatkan kembali, mengurus e-KTP tidak bisa diwakili. Soalnya, setelah dicetak e-KTP akan langsung diaktifkan. Dan kami tegaskan bahwa bagi pemohon e-KTP yang diwakili, mohon maaf kami tidak bisa layani. Ini penting diketahui supaya pelayanan e-KTP tetap berjalan lancar,” kata Burha mengingatan. (jcc)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.