Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Dispar Sulteng Libatkan Influencer Jakarta dan Youtuber Promosikan Geowisata

PALU-Geowisata atau wisata minat khusus bidang geologi menjadi salah satu prioritas Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tengah untuk terus didorong. Untuk mengoptimalkan promosi geowisata di Palu, Sigi dan Donggala, Dispar Sulteng melibatkan tiga influencer dari Jakarta untuk turut serta mengikuti Familiarization Trip (Famtrip) dilaksanakan selama dua hari dengan mengunjungi beberapa situs geowisata di Palu, Sigi, dan Donggala. Selain bekerja sama dengan influencer dari Jakarta, Dispar Sulteng juga melibatkan youtuber lokal untuk membantu mempromosikan geowisata di wilayah Sulteng.

Kepala Dispar Sulteng, Drs I Nyoman Sriadijaya MM menyebut dari hasil penelitian ditemukan 25 situs geowisata yang tersebar di sepanjang jalur sesar Palu-Koro, di tiga wilayah yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala. Makanya kata Nyoman Sriadijaya, selain memberi dampak negatif, sesar Palu-Koro juga memiliki sisi positif yang dapat diunggulkan di bidang pariwisata.

“Hal ini dapat dijadikan sebagai daya tarik wisata yang disebut geowisata. Dari hasil kajian bahwa alam geologi di Sulawesi Tengah sangat cocok untuk dikembangkan menjadi daya tarik pariwisata geologi yang berkelanjutan dengan fokus utama pada pengalaman geologi bumi,” jelasnya.

DI JONO OGE : Peserta Famtrip Geowisata saat berada di lokasi likuifaksi Jono Oge, Kabupaten Sigi. (FOTO : SAFRUDIN/RADAR SULTENG).

Mantan Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (Bapusarda) Kabupaten Parimo ini menambahkan, untuk mendukung geowisata pihaknya baru saja memberi pelatihan kepada puluhan pemandu wisata geologi.

“Untuk memperkenalkan destinasi geowisata ini diperlukan tenaga pemandu wisata yang akan memperkenalkan, mempromosikan, menjelaskan, dan mengantar wisatawan yang berkunjung ke situs jalur sesar Palu-Koro sebagai taman bumi Sulawesi Tengah,” terangnya.

Kepala Bidang Promosi Dispar Sulteng, Nurhalis menambahkan, pada pelaksanaan Famtrip ke situs-situs geologi, pihaknya mengikutsertakan tiga influencer dari Jakarta yakni Ade Tandra yang merupakan pemenang Abang Jakarta, kemudian Grace dan Shannon, serta youtuber lokal di Palu yakni Papi Sher.

“Ada tiga influencer dari Jakarta yang kami ikutkan. Serta satu youtuber di Palu. Kami ingin geowisata di Sulawesi Tengah makin banyak yang kenal karena potensinya sangat luar biasa,” kata Nurhalis.

DI BALAROA : Peserta Famtrip Geowisata Sesar Palu-Koro saat berada di Kelurahan Balaroa, Kota Palu. (FOTO : SAFRUDIN/RADAR SULTENG).

Ade Tandra menyampaikan, geowisata di Palu, Sigi dan Donggala sangat menarik. Dispar Sulteng kata dia, mampu mengubah mindset masyarakat dari bencana yang sebelumnya merupakan momok menakutkan menjadi objek wisata yang unik dan edukatif sehingga masyarakat semakin tercerdaskan bahkan tahu informasi-informasi sejarah mengenai sesar Palu-Koro di masa lalu.

“Kalau saran saya, mungkin perlu dimatangkan lagi dari segi infrastruktur dan edukasi sumber daya manusia serta kebersihan di sekitar wilayah geowisatanya,” tutupnya. (saf/exp)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.