Dishub Palu Rencanakan Gaji Bulanan Juru Parkir

- Periklanan -

Ilustrasi (@jpnn.com)

PALU – Dinas Perhubungan Kota Palu rencanakan penggajian bulanan kepada juru parkir yang ada di Palu.

Kesejahteraan juru parkir kendaraan roda dua maupun roda empat yang berada di berbagai sudut Kota Palu, akan lebih di perhatikan oleh Pemerintah Kota (pemkot) khususnya Dinas Perhubungan Kota Palu, oleh karena itu Dishub melalui bidang Lalintas dan Angkutan rencanakan penggajian rutin bulanan yang di hitung dari persentase pendapatan juru parkir.

Yohan Wahyudi, Kepala bidang lalintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Senin (30/1) mengungkapkan, Dishub Kota Palu akan segera menerapkan penggajian bulanan kepada juru parkir kendaraan. Penggajian itu katanya dia di hitung sesuai dengan persentase pendapatan juru parkir tersebut.

“ penggajiannya kita hitung dari persentasenya pendapatannya,” ungkapnya

Selain itu, Yohan mengatakan, juru parkir yang di kota palu sebenarnya bisa lebih sejahtera, asalkan selalu mengikuti dan mentaati peraturan serta himbauan Pemerintah Kota Palu,” yang penting mau di atur,” tuturnya menegaskan

- Periklanan -

Sementara itu disinggung tentang respon dari juru parkir, Yohan yang baru aktif sekitar sepekan di Dishub Kota Palu itu mengungkapkan, sudah melakukan diskusi bersama juru parkir di berbagai daerah lahan parkir, dan hampir semua juru parkir tersebut setuju dengan program itu.

“ Terutama juru parkir yang ada di Kecamatan Palu Barat, karena di sana lahan parkir sangat luas. dan rata-rata respon positif,” ungkapnya

Di tanya tentang kapan penerapannya, Yohan mengatakan menunggu kedatangan Kepala Dinas Perhubungan yang melakukan perjalanan Dinas ke Jakarta, yang rencananya akan kembali pada hari kamis depan.

“keputusannya, tunggu kadis datang,” tuturnya

Sebelumnya,  Kepada Dinas Perhubungan Kota Palu Setyo Susanto mengatakan, akan memperhatikan kesejahteraan dari juru parkir yang terdaftar di Dishub Kota Palu dengan memberikan jaminan kesehatan. Karena menurutnya pekerjaan tersebut mempunyai resiko yang lumayan besar.

“agar keluarganya di rumah tenang. Mereka kerjanya kan di jalanan, jadi rawan kecelakaan,” ungkapnya. (cr8)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.