Diserempet Mobil Polisi, Satu Pelajar Di Poso Tewas

- Periklanan -

Mobil Polisi Yang Serempet Pelajar Di Sayo, Rabu (22/2). (Foto: Budiyanto Wiharto)

POSO- Seorang pelajar kelas tiga pada sebuah sekolah madrasah setingkat SMP tewas setelah disrempet mobil bus Polres Poso saat berjalan kaki menuju sekolah dijalan Tabatoki kelurahan Sayo kecamatan Poso Kota Selatan (22/2) pagi.

Pelajar kelas 3 MTs yang diketahui bernama Ilham Arsyad (15) tewas karena mengalami luka parah dibagian kepala. Informasi yang diperoleh, Ilham tewas ditempat sesaat terserempet mobil yang dikendarai Briptu AS (23). Selain menewaskan Arsyad, serempetan mobil bus polisi ini juga mengakibatkan Muhamad Rizki (16) luka parah dan harus dirawat di UGD RSUD Poso. Pelajar kelas 3 SMU Negeri I Poso ini mengalami patah tulang pada bagian tangan kanan.

- Periklanan -

“Itu oto larinya laju sekali sambil ba klakson-klakson. Tiba-tiba kita liat so batabrak orang,” kata seorang warga yang mengaku menjadi saksi mata kejadian. Kedua korban, Arsyad dan Rizki, terserempet bus polisi saat hendak berangkat ke sekolah. “Kasian. Hendak menuntut ilmu malah mati dan masuk rumah sakit tersambar mobil polisi,” ungkap warga.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Poso Iptu Arsyad M membenarkan terjadinya lakalantas maut di tersebut. Dijelaskannya, kecelakaan terjadi setelah mobil bus Polres yang dikendarai Briptu AS pulang dari mengisi BBM di SPBU Sayo.

“Mobil itu baru pulang isi BBM di SPBU dan mau mengantar murid-murid TK ke tempat pengajian. Lalu kemudian terjadilah musibah kecelakaan itu,” terangnya. Kecelakaan terjadi akibat pintu penutup Accu (aki) pada bagian bawah mobil bus sebelah kiri terbuka dan menyerempet para korban. “Musibah ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia atas nama Ilham Arsyad dan satu orang luka atas namabMuhamad Rizki,” sebut Kasat Arsyad.

Menurut mantan Kasat Lantas Pokres Touna ini, akibat lakalantas maut, Briptu AS sekarang ditahan dan dalam proses pemeriksaan Provos Polres. “Sopir bus sudah jadi tersangka. Meski dia anggota, proses hukum terhadap AS tetap jalan. Tidak ada pengecualian,” tandas Arsyad. Sebagai bentuk empati, pihak polres sudah mendatangi pihak keluarga korban untuk berbela sungkawa. Untuk proses hukum yang adil dan benar pihak Polantas Polres akan melakukan olah TKP Kamis (23/2) pagi ini. (bud)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.