Dirikan Kayoko Children Home, Bagi Anak Yatim Piatu Korban Bencana

Menjejaki Misi Kemanusian Mr. Yoshio Iwamura di Kota Palu

- Periklanan -

Untuk yang kesekian kalinya, Yoshio Iwamura, pria asal Negara Jepang ini, menginjakkan kakinya di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Sejak terjadinya tragedi bencana alam gempa bumi, disertai Tsunami dan likuifaksi, tanggal 28 September 2018 silam terhitung sudah kali ketiga. Kedatangan Yoshio Iwamura di Kota Palu kali ini, karena terpanggil untuk tujuan mulia.

SUDIRMAN, Palupi

SORE itu, Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, tepatnya di BTN Palupi Permai, selepas perjamuan atas diresmikannya rumah tinggal bagi anak-anak yatim piatu korban bencana alam, yang diberi nama Kayoko Children Home, Yoshio Iwamura pria asal Negara Japan ini masih harus dibuat sibuk untuk melayani sejumlah anak yang hadir.
Direktur Kobe International Justaining Organization (KISO) asal Japan, yang telah kesekian kalinya datang di Kota Palu ini, sangat tahu bagaimana meluapkan kebahagian serta kecerian terhadap anak-anak tersebut. Meski dengan bahasa Indonesia yang masih banyak bercampur bahasa Inggris atau Japan, Yoshio Iwamura, mampu menunjukan enteraksi yang begitu akrab kepada sejumlah anak termasuk para orang tua yang hadir dalam peresmian.

Momen itupun dimanfaatkan Yoshio Iwamura, untuk memperbanyak koleksi foto dokumentasi bersama anak dan warga yang diketahuinya pada Tanggal 28 September 2018, pernah dilanda bencana alam gempa bumi, likuifaksi dan Tsunami. “Terima kasih, terima kasih,” tutur Yoshio Iwamura.

Ke Kota Palu, Yoshio Iwamura tidak sendiri. Dia ditemani Hari dan Saraswati Maharjan, yang merupakan perwakilan dari Kobe International Sustaining Organization (KISO) cabang Nepal. Kali ini kedatangannya, bukan hanya sekadar meluapkan kerinduan, terhadap masyarakat korban bencana baik di Kota Palu, Sigi dan Donggala, yang pernah dikunjungi sebelumnya.

Tetapi, Yoshio Iwamura di Kota Palu terpanggil untuk melaksanakan misi mulia, yakni mewujudkan kepedulian serta komitmen yang telah diniatkan serta direncanakan sebelumnya, yang tidak lain tujuan akhirnya untuk membantu masyarakat di Kota Palu, Sigi dan Donggala. Pria Jepang bertubuh tinggi ini, sebelumnya datang untuk mencari masyarakat, khususnya anak-anak korban bencan yang sudah tidak memiliki orang tua atau keluarga (yatim piatu).
“Kayoko Children Home akan menawarkan dukungan keuangan bulanan 3.000 Yen untuk setiap anak yatim sampai mereka tumbuh dewasa di fasilitas baru,” kata Yoshio Iwamura kepada Radar Sulteng dalam kunjungan tiga bulan lalu.

- Periklanan -

Itulah tujuan mulia Yoshio Iwamura, selain memberi dukungan keuangan, anak-anak korban bencana alam yang telah yatim piatu, juga akan diberi tempat tinggal. “Tujuan mulia itu, selain menjadi ibadah di sisi tuhan, juga sebagai hal yang ke depan dan seterusnya membuat bapak Yoshio Iwamura selalu akan berkunjung di Kota Palu ini,” tambah Yoshio.
Kayoko Children Home atau rumah tinggal bagi anak yatim piatu di BTN Palupi Permai Blok. V5 No 14, yang diresmikan hari itu, adalah bukti kepedulian dan komitmen Yoshio Iwamura dalam melaksanakan misi kemanusiaannya di Kota Palu. Berita Kota Palu, dan daerah sekitarnya, yang terdampak parah bencana alam gempa bumi, tsunami, likuifaksi, benar-benar mengunggah keprihatinannya. Dari situlah kemudian dia mencurahkan kepeduliannya, khususnya bagi anak-anak yang ditinggal kedua orang tuanya.

“Berkat sumbangan dari kewarganegaraan Jepang, pembangunan panti asuhan untuk anak yatim telah dilaksanakan sejak beberapa bulan yang lalu. Dan hari ini 12 September 2019 upacara pembukaan dan peresmian rumah tinggal dilakukan,” kata Yoshio Iwamura ditemui di sela-sela kegiatan peresmian.

Untuk terisinya rumah tinggal setiap ke Palu bersama Steven selaku pengelola rumah tinggal yang baru saja diresmikan, pasti berkeliling ke Kabupaten Sigi dan Donggala, guna mencari mereka yang layak dibiayai dan tinggal di Kayoko Children Home. Sekaligus melakukan tujuan mulian lainnya seperti memberikan bantuan kepada masyarakat, korban bencana alam lainnya.

“Mei lalu, kami juga mendatangi lokasi bencana di Desa Bangga, Sigi. Di sana saya memberikan bantuan air bersih, obat-obatan, dan bantuan lainnya, dan termasuk dokter medis yakni Ms. Ophy Calbiies. Dokter ini sangat mendukung Kayoko Children Home, dan mengharapkan kelak anak-anak disini bisa menjadi dokter,” ceritanya.

Kayoko Children Home, kata Yoshio Iwamura, adalah sebuah nama yang paling berarti dalam hidupnya. Kayoko sendiri mendiang istri dari Yoshio Iwamura yang telah meninggal dunia, sekitar tiga tahun lalu. Bersama Kayoko semasa hidup Yoshio Iwamura tidak dikaruniai anak, semua pengalaman hidupnya itulah yang kemudian diilhaminya, sehingga Yoshio Iwamura berkeliling dunia untuk membantu anak-anak terlantar dan yatim piatu.

Sementara terhadap tragedi bencana alam 28 September 2018 silam, yang melanda Kota Palu, Sigi, dan Donggala, melahirkan cerita tersendiri bagi Yoshio Iwamura. Baginya bencana itu, adalah bencana terbesar yang pernah ia dengar atau temukan. “Pengalaman mengerikan ketika bumi bergoyang seperti cairan, beberapa tetangga tertelan oleh celah. Disaat petang, sekitar pukul 18.00, gempa bumi, tsunami dan likuifaksi terjadi. Selanjutnya setelah itu, semua daerah menjadi gelap dan sangat menakutkan. Korban yang selamat, terdegar menjerit dan meminta tolong. Semua itulah yang tentunya sulit untuk terlupakan,” tandasnya.

Dalam menjalankan misi mulia ini, Yoshio Iwamura, menuai respon baik dari masyarakat, terlebih lagi Pemerintah Kota Palu dan Sulawesi Tengah. Dalam kunjungannya bulan Mey lalu, Yoshio Iwamura diterima langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Dr H Moh Hidayat Lamakarate MSi, sekaligus pada kesempatan itu menjelaskan maksud dan tujuannya ke Kota Palu. Bahkan misi kemanusian itu juga telah sampai diketahui Ir.Edward Abdurrahman, M.Sc Direktur Keterpadun Infrastrukur Pemukiman (Direktorat Jenderal Cipta Karya) dan Dr.Maryoko Hadi di Direktorat Jendeara Cipta Karya. Jika menyadari dan ingin bersama membesarkan atau mempertahankan Kayoko Children Home, bisa menghubungi kontak person di nomor 081341331178, atas nama Steven (*)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.