Dinas Teknis Akan Panggil Kades Lokodidi

- Periklanan -

BUOL-Terkait pengadaan kendaraan operasional kesehatan atau mobil ambulans di Desa Lokodidi, dengan kasus pasien yang diangkut sopir karena sakit. Diduga ditelantarkan sopir di jalan gara-gara kebijakan pemerintah desa yang tidak mengutamakan keselamatan warganya yang sakit. Mendapat tanggapan dari Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Buol, Drs Masrul Day Hasyim.

“Saya prihatin dengan kejadian yang baru saja dialami warga desa itu, yang sakit diangkut mobil ambulans desa kemudian turun di tengah perjalanan, “tutur Masrul Day Hasim, kepada Radar Sulteng, Rabu (6/2).

Dijelaskannya, untuk pengadaan mobil ambulans Desa Lokodidi yang bersumber dari dana desa (DD), dalam kegiatan sehari-hari dinas teknis dalam hal ini BPMPD tidak intervensi, tidak ikut campur dalam aturan asas pemanfaatan di desa itu. Terserah pemerintah desa, namun harus didahulukan warga yang tiba-tiba sakit butuh pertolongan untuk dibawa ke rumah sakit.

- Periklanan -

“Mestinya, pemerintah desa buat aturan melalui musyawarah untuk mengelola mobil ambulans dalam melayani warga desa yang butuh pertolongan ke rumah sakit,” paparnya.

Karena itu, pihaknya akan memanggil kades Lokodidi terkait kejadian yang menghebohkan jagat maya serta kalangan masyarakat Buol, untuk diberikan pemahaman agar kedepan masalah tidak boleh terulang lagi. Apalagi melayani warga yang sakit wajib diutamakan, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan yang bakal terjadi.

“Meski kami belum menerima laporan resmi soal keluhan masyarakat yang bersangkutan, namun kami tetap akan memanggil kades tersebut beserta sopir yang dipercayakan di desa,” tandas Masrul.(tam)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.