Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Dinas PU Janji Rampungkan Rehab Jalan di 2017

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Salah satu pelebaran jalan oleh Pemerintah Kota Palu di Jalan S Parman, Rabu (26/7). (Foto; Mugni Supardi)

PALU – Banyaknya jalan rusak yang dapat membahayakan pengendara di Kota Palu perlu mendapat perhatian khusus dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Salah satu jalan yang sangat membutuhkan perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Palu ialah Jalan Tanjung Pangimpuan, Kelurahan Lolu Selatan serta Jalan Tanjung Manimbaya, Kelurahan Tatura Utara.

Lubang di Jalan Tanjung Pangimpuan, saat ini sudah sangat lebar dan dalam. Terlebih lagi saat hujan turun, air hujan menggenangi lubang di ruas jalan itu. Selain membahayakan pengendara, jalan tersebut juga tampak seperti kubangan kerbau.

Sementara Jalan Tanjung Manimbaya, pantauan media ini, begitu banyak lubang di seluruh badan jalan. Sekali pun menjadi jalan yang sering dilalui pengendara karena dekat dengan pusat perbelanjaan, namun pemerintah kota masih abai dengan hal ini.

Dikonfirmasi masalah tersebut, Kepala Seksi Rehab Jalan Dinas PU Kota Palu, Oskar mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengerjakan perbaikan di beberapa ruas jalan yang sedang rusak.

“Seperti di Jalan Garuda dan seputaran Kantor Inkindo. Kita targetkan seluruh rehab jalan diselesaikan tahun ini juga,” kata Oskar ditemui di Kantor Kelurahan Tatura Selatan pekan lalu.

Oskar mengaku, sangat prihatin dengan keadaan Jalan Tanjung Manimbaya yang menjadi akses ke Pasar Masomba. Dia berjanji, akan menyelesaikan pengerjaan rehab jalan tersebut sebelum 2017 berakhir.

“Saya kan sering lewat situ. Jadi saya tahu betul kondisinya. Kita akan perbaiki secepatnya,” komitmen dia.

Sebelum melakukan pengerjaan jalan, Dinas PU akan melakukan koordinasi dengan bagian lain di PU yang bertanggung jawab dengan perbaikan drainase. Sehingga pangkal masalah kerusakan jalan, sebelum melakukan rehab jalan, bisa dibahas bersama. “Kita koordinasi dulu dengan seksi drainase. Jika drainasenya sudah bagus, baru kita perbaiki jalannya,”demikian Oskar. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.