Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Dinas PU Belum Berani Sanksi Rekanan Proyek Tugu Nol Kilometer

Padahal Sudah Lewat Jauh dari Masa Kontrak

PALU – Penanggungjawab pembangunan proyek pengerjaan tugu nol kilometer yakni PU Kota, belum memberikan sikap tegas kepada rekanan kerja atas terbengkalainya pengerjaan proyek, sementara batas kontrak kerja sudah berakhir. Menurut Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PU Kota Palu Irvan, proyek Tugu Nol Kilometer yang berlokasi di sekitaran Jalan Hasanudin tersebut, masa berakhir kontrak sampai tanggal 25 Mei 2019.

“Kontrak Tugu Nol Kilometer sampai tanggal 25 Mei 2019 dengan tekanan kerja, dan memang belum selesai dikerjakan,” kata Irvan kepada Radar Sulteng.

Diapun menyampaikan bahwa sesuai dengan kesepakatan awal dengan rekanan kerja, jika telah melewati batas kontrak kerja dan pengerjaannya belum selesai, maka akan berlaku pemberian denda, sesuai dengan kesepakatan awal. “Tetap akan diberikan denda pengerjaan sesuai dengan kesepakatan, dan dendanya yakni akan dikali per seribu dari nilai sisa uang yang ada, yang harus di bayar mereka ke pemerintah,” tuturnya.

Saat ditanya terkait dengan sanksi selain pemberian denda kepada pihak rekanan kerja tersebut, dimana pengejaran proyek tugu nol kilometer yang menggunakan anggaran APBD kota Palu sebesar Rp 4 miliar lebih, pihaknya tidak memberikan komentar terkait dengan pemberian sanksi administrasi. “Belum ada jawaban terkait pemberian sanksi, nanti saya akan sampaikan lebih lanjut lagi,” sebutnya.

Kepala Dinas PU kota Palu Iskandar Arsyad pun hanya menjelaskan, bahwa memang kondisi pengerjaan proyek tugu nol kilometer belum selesai seratus persen. “Tinggal pemasangan bola dunia yang bagian atas lagi, selebihnya untuk pekerjaan lain sudah selesai,” ujar Iskandar Arsyad.

Saat ditanya akan memberikan sanksi tegas terkait tidak disiplin nya pihak rekanan kerja PU kota tersebut, akibat lalai dari kontrak awal kerja, diapun tidak memberikan jawaban. “Nanti kita bahas dulu,” tegasnya.

Sementara warga kota Palu Andi (23), menyayangkan kondisi tugu nol kilometer yang pengerjaan nya belum diselesaikan oleh rekanan kerja dari PU Kota Palu, karena membuat pusat kota Palu, terlihat kumuh. “Saya sering melintasi daerah tugu nol kilometer, terlihat kumuh, padahal di pusat kota,” ungkap Andi kepada Radar Sulteng kemarin, Senin (3/6). (zal)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.