Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Dinas Pariwisata Latih Pemandu Wisata Alam Geowisata

PALU-Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Rusli Dg Palabbi membuka pelatihan pemandu wisata alam geowisata yang diselenggaran Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), di Hotel Gajah Mada, kemarin (29/10). Rusli menyebut wisata alam minat khusus geowisata menjadi solusi untuk memanfaatkan kekayaan geologi yang dimiliki Sulawesi Tengah.

“Konsep geowisata adalah bagaimana pengelolaan geowisata mampu mengoptimalkan potensi alam menjadi bernilai tambah bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal sekaligus mampu menekan seminimal mungkin potensi kerusakan alam,” ucap Rusli Dg Palabbi membacakan sambutan Gubernur Sulteng.

Pemerintah Provinsi Sulteng melalui Dinas Pariwisata lanjut Rusli telah melakukan kajian tentang potensi geowisata yang didukung dengan kajian dossier di sepanjang jalur sesar Palu-Koro yang berada di tiga wilayah administratif yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala.

“Dari hasil kajian tersebut ditemukan 25 situs geowisata yang tersebar di sepanjang jalur sesar Palu-Koro,” ungkapnya.

Dari hasil kajian itu dijelaskan Rusli terungkap Sulawesi Tengah memiliki daya tarik pariwisata minat khusus geologi dengan fokus utama pada pengalaman geologi bumi untuk dikembangkan. Geologi yang dimiliki jalur sesar Palu-Koro lanjutnya juga dapat diunggulkan.

“Untuk memperkenalkan destinasi geowisata ini, diperlukan tenaga pemandu wisata yang akan memperkenalkan, mempromosikan, menjelaskan dan mengantar tamu dalam hal ini wisatawan untuk berkunjung ke situs jalur sesar Palu-Koro sebagai taman bumi Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, yang diwakili Sekretaris Dinas, Drs H Suriaman MSi dalam sambutannya menjelaskan pemandu wisata merupakan ujung tombak industri pariwisata. Olehnya itu kata Suriaman melalui pelatihan ini diharapkan dihasilkan pemandu wisata alam geowisata yang memiliki kapabilitas dan professional dalam melaksanakan tugasnya sebagai pemandu wisata serta menjaga citra pariwisata Sulawesi Tengah.

“Kepada para peserta saya mengharapkan agar dapat mengikuti dan berperan serta mendukung langkah-langkah geowisata sesar Palu-Koro untuk ditetapkan sebagai geopark nasional,” tutupnya.

Ketua Panitia, Dra Hj Rosmiaty K Bokingo MM menyebut kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari. Selain diisi dengan materi, di hari terakhir nantinya seluruh peserta akan meninjau langsung beberapa lokasi geowisata sebagai praktik lapangan. (saf)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.