Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Dinas BMPR Gelar Bimtek Sistem SMKK dan Uji Sertifikasi Juru Ukur

PALU – Infrastruktur bukan hanya membutuhkan tenaga kerja konstruksi dalam jumlah besar, namun juga perlu menyiapkan tenaga kerja konstruksi yang terlatih, terampil dan bersertifikat.

Sertifikasi masih menjadi salah satu masalah di bidang jasa konstruksi karena masih banyaknya jumlah tenaga kerja konstruksi secara nasional yang telah memperoleh sertifikat. Sepanjang 2018 tercatat sebesar 616 ribu orang atau hanya 7,4 persen dari total tenaga kerja konstruksi yang tercatat 8,3 juta orang.

Hal itu diutarakan, Sekretaris BMPR Sulteng,Drs. Abd. Raaf Malik, MS.i dalam sambutannya mewakili Kepala Dinas BMPR Sulteng pada pembukaan Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dan Uji Sertifikasi Juru Ukur/Teknisi Survey Pemetaan di salah satu hotel di Kota Palu, Senin (9/9).

“Oleh karena itu upaya percepatan sertifikasi terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di pasar jasa konstruksi. Salah satunya dengan cara melakukan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan lembaga pengembangan jasa konstruksi atau LPJK,” kata Raaf Malik.

Ditambahkannya, Dinas BMPR Sulteng bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar yang merupakan perpanjangan tangand dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta LPJK Sulteng telah melaksanakan kegiatan Bimtek SMKK bagi penyedia dan pengguna jasa dan Bimtek teknisi dan uji sertifikasi juru ukur. “Diharapkan agar terbentuk tenaga konstruksi yang kompeten, berdaya saing dan memiliki legalitas serta dapat menambah capaian program sertifikasi tenaga kerja konstruksi,” ujarnya.

Sementara Ketua Penyelenggara Bimtek SMKK bagi penyedia dan pengguna jasa dan Bimtek teknisi dan uji sertifikasi juru ukur, Widya Gayatri Dwi Putri, S.Kom dalam laporannya menguraikan, maksud diselenggarakannya kegiatan ini adalah suatu bentuk pembinaan dalam hal keselamatan konstruksi dan survey pemetaan dari Kementerian PUPR kepada seluruh pelaku jasa konstruksi khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah.

Dengan tujuan untuk menyiapkan tenaga-tenaga yang profesional dan kompeten dalam mengembangkan, mengakomodir, memfasilitasi dan melaksanakan program-program dalam perusahaan. “Jumlah peserta untuk Bimtek SMKK 60 orang dan Bimtek juru ukur atau teknisi survey pemetaan 30 orang, dengan total peserta 90 orang. Biaya kegiatan ini dibebankan pada DIPA Satuan Kerja Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar bekerjasama dengan Dinas BMPR Sulteng tahun anggaran 2019,” kata Widya Gayatri Dwi Putri. (ron)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.