Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Diluncurkan Sistem Rujukan Terintegrasi Rumah Sakit

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Sekdaprov Sulteng HM Hidayat Lamakarate menyaksikan penandatanganan MoU antara Direktur RS Wahidin Sudiro Husodo, Halik Saleh dengan Rumah Sakit Undata Palu, Reny Lamadjido di ruang Polibu kantor gubernur, kemarin (29/9). MoU tentang kerja sama pengeoperasian Sistem Rujukan Terintegrasi Rumah Sakit (Sisrute). (Foto: Humas Pemprov Sulteng/Idham)

PALU- Prosedur rujukan pasien di rumah sakit akan semakin mudah, menyusul adanya Sistim Rujukan Terintegrasi Rumah Sakit (Sisrute) se Provinsi Sulawesi Tengah. Sistem ini akan terintegrasi dengan puskesmas dan seluruh rumah sakit di Sulawesi Tengah.

Kemarin (29/9) sistem ini resmi di-launching dalam acara Kateterisasi Jantung dan Urgensinya dan Launching Sistem Rujukan Terintegrasi Rumah sakit (SISRUTE) se-Propinsi Sulawesi, di ruang Polibu.

Gubernur melalui Sekdaprov Sulteng HM Hidayat Lamakarate menyampaikan harapannya dengan adanya sistem ini akan semakin meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Sulawesi Tengah.

Sistem ini digagas di RS Wahidin Sudiro Husodo. Direktur RS. Wahidin Sudiro Husodo, Dr dr Halik Saleh selaku pencetus Aplikasi Sisrute.

Kata Halik, sistem ini dibuat akibat adanya penolakan pasien dari rumah sakit dan tidak adanya informasi yang baik kepada pasien. Selain itu belum tersedia informasi rujukan dengan baik.

‘’Untuk tidak terjadi permasalahan tersebut dicetuskanlah sistem ini di Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo Makassar, yang pada awalnya hanya diikuti 6 rumah sakit. Tetapi saat ini sudah terintegrasi kepada seluruh RS di Sulawesi Selatan dan puskesmas,’’ ungkap Direktur RS Wahidin dalam paparannya di ruang Polibu kemarin.

Melihat sistem kerja aplikasi ini baik sehingga sistem ini diambilalih Kementerian Kesehatan untuk dipergunakan pada seluruh rumah sakit di Indonesia. ‘’Dan sekarang Sulawesi Tengah akan menerapkan sistem ini,’’ujarnya.

Sementara itu, Direktur RS Undata Palu dr Reny A Lamadjido mengakui sistem ini awalnya sangat mahal, bisa Rp2 miliar. Namun setelah diambilalih Kementerian Kesehatan, Sulteng dapat menggunakan sistem ini dengan tanpa bayar.

‘’Dengan sistem ini ke depan Rumah Sakit Undata akan memberikan kemudahan kepada pasien dirujuk ke rumah sakit. Karena sistem ini akan terintegrasi dengan puskesmas dan seluruh rumah sakit di Sulawesi Tengah,’’ terang Reny Lamadjido.

Dalam kesempatan tersebut Sekdaprov Hidayat Lamakarate menyaksikan  penandatangan MuU antara direktur RS  Wahidin Sudiro Husodo dengan Rumah Sakit Undata Palu dan me-launching Sistem Rujukan Terintegrasi Rumah Sakit (Sisrute). MoU tentang kerjasama pengoperasian sistem Sisrute. (awl)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.