Dikbud Palu Persiapkan Skema Belajar Tatap Muka

- Periklanan -

PALU – Sejauh ini belum ada kepastian apakah aktivitas belajar mengajar tahun ajaran baru Juli mendatang bakal dilakukan dengan tatap muka atau tetap menggunakan sistem jarak jauh. Meski begitu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Palu, sedang merancang skema jika keputusan pemerintah pusat menginstruksikan pembelajaran dengan tatap muka. Sebab dipastikan tahun ajaran baru tidak akan diundur dan tetap dimulai 13 Juli nanti.

“Kami sudah harus menyiapkan bahkan menyosialisasikan sehingga ketika sudah ada keputusan kebijakan untuk membuka kembali (aktivitas sekolah) kita sudah tidak sulit lagi, karena kita sudah bisa menerapkan protokol itu,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Palu, H Ansyar Sutiadi SSos MSi, kemarin (3/6).

Draf protokol kesehatan jika aktivitas pembelajaran dilakukan di sekolah lanjut Ansyar saat ini sedang disusun. Langkah ini dijelaskannya semata-mata adalah bentuk antisipasi yang dilakukan daerah sehingga jika keputusan dari pusat menganjurkan sekolah tatap muka, daerah telah siap dengan skema protokol yang disiapkan sebelumnya.

- Periklanan -

DI SEKOLAH : Siswa di Kota Palu sedang membaca buku. Aktivitas sebelum adanya Pandemi. (DOK RADAR SULTENG)

“Jadi kita masih menunggu. Belum ada keputusannya melanjutkan pembelajaran jarak jauh atau memulai pembelajaran tatap muka,” terangnya.

Ansyar mengungkapkan, beberapa pola yang bakal diterapkan jika pembelajaran tatap muka jadi dilaksanakan maka akan dilakukan pembagian shift. Selain itu durasi belajar di kelas juga bakal dikurangi. Siswa tidak diizinkan jajan di luar sekolah. Serta orang tua diminta disiplin mengantar dan menjemput anaknya sesuai jadwal yang bakal ditetapkan.

“Kita berharap kontak fisik antar peserta didik, diminimalisir. Bahkan kalau bisa sama sekali tidak dilakukan,” tutupnya. (saf)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.