Digelar Lomba Gerak Jalan Pelajar Sambut Hardiknas

- Periklanan -

PALU – Menyambut dan menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palu menggelar Lomba Gerak Jalan Santai, Senin (30/4). Sebanyak 102 regu gerak jalan dari sekolah dasar (SD), serta 19 regu dari sekolah menengah pertama (SMP) baik negeri dan swasta yang ada di Kota Palu.

Regu gerak jalan dari salah satu sekolah yang mengikuti lomba Gerak Jalan Santai, Senin (30/4), di lapangan kantor wali kota. Lomba tersebut dalam rangka menyambut Hardiknas 2018. (Foto: Moh. Salam)

Kadisdik Kota Palu, Ansyar Sutiadi menyampaikan, tujuan digelar dan diadakannya Lomba Gerak Jalan Santai ini merupakan dapat menjadi ajang silaturahim dan ajang pembuktian prestasi bagi masing-masing sekolah yang ikut serta lomba gerak jalan santai tersebut.

“Keinginan kita dalam Hardiknas ini adanya penanaman nilai-nilai karakter seperti nilai patriotisme, nilai nasionalisme dan disiplin,” ungkapnya kepada Radar Sulteng usai melepas peserta lomba gerak jalan santai kemarin (30/4), di lapangan kantor wali kota Palu.

- Periklanan -

Ansyar menyebutkan bahwa banyak peserta didik yang merindukan momen dan kegiatan gerak jalan ini, sehingga ketika Dinas Pendidikan Kota Palu menyampaikan kepada seluruh sekolah baik SD dan SMP Negeri Swasta menyambut positif  kegiatan Gerak Jalan tersebut. “Dan memang peserta didik rindu sebab merindukan kegiatan semacam ini,” katanya.

Sementara itu Kepala UPTD Pendidikan Palu Selatan, Ambotuo menambahkan jumlah masing-masing regu yang itu kisaran 17 hingga 22 orang peserta lomba. Kata Ambo, sapaan akrabnya, rute gerak jalan yang bakal dilalui peserta SD dan SMP akan dibedakan sebab mengingat kemampuan anak SD dan SMP berbeda.

“Rute lombanya sendiri itu kalau untuk SMP mulai dari kantor wali kota, Jalan Veteran turun ke Jalan Juanda terus ke Jalan Gatot Subroto kemudian tembus Jalan Kartini dan finish di Kodim 1306 yang berada di jalan Balai Kota Selatan. Sedangkan SD dari Juanda memotong langsung di Jalan Gunung Sidole dan terus ke Jalan Kartini hingga finishnya juga sama dengan SMP,” tambahnya.

Kriteria penilaian oleh juri di antaranya gerakan, kekompakan dan kerapian. Sedangkan untuk persoalan seragam tidak menjadi faktor penting dalam penilaian, sebab Dinas Pendidikan Kota Palu memberikan kebebasan kepada masing-masing sekolah untuk menggunakan seragam apa saja baik itu seragam putih merah, seragam batik maupun seragam olahraga. (slm)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.