Diduga Keracunan, Tujuh Ekor Sapi Mati Bersamaan

- Periklanan -

Tujuh ekor sapi milik dua warga di Desa Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali ditemukan mati. (Foto:Ist)

MOROWALI- Kepolisian Sektor (Polsek) Bungku Tengah, menerima laporan terkait matinya tujuh hewan ternak jenis sapi di Desa Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali. Laporan atas matinya tujuh ekor sapi secara bersamaan itu, diterima Polsek Bungku Tengah, Kamis (4/5) belum lama ini.

Dari informasi yang dihimpun Radar Sulteng menyebutkan, penemuan bangkai tujuh ekor sapi mati itu berawal dari pemilik lima ekor sapi yang mati bernama Yunus Mayje pergi ke gunung sekitar pukul 05.30 wita untuk berkebun. Akan tetapi, sesampainya diatas kebunnya yang berjarak 1 kilo meter dari rumahnya tersebut Yunus Mayje melihat lima ekor sapi miliknya yang tersimpan dalam kandang terbaring semua.

Melihat keadaan tersebut, Yunus Mayje langsung pergi mengecek kedalam kandang. Alhasil, saat berada didalam kandang dirinya kaget karena kelima sapi miliknya telah mati di tempat. Tidak sampai disitu, ketika mengetahui kelima sapinya telah mati Yunus Mayje pergi ke kandang sapi milik rekannya yang jaraknya tidak jauh dari kandang sapinya untuk mengecek kondisi sapi rekannya bernama Abd Majid.

- Periklanan -

Saat sampai di kandang sapi milik Abd Majid, Yunus Mayje kaget karena dua ekor sapi milik Abd Majid juga mati. Melihat keadaan tersebut, Yunus Mayje langsung pergi memanggil Abd Majid untuk memberitahu bahwa dua ekor milik Abd Majid juga mati didalam kandang. Mengetahui sapi mereka telah mati dengan kondisi tubuh yang utuh, kedua pemilik sapi tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Bungku Tengah.

Dikonfirmasi terkait penemuan tujuh ekor sapi yang mati secara bersamaan tapi dalam kondisi tubuh yang utuh tersebut, Kanit Reskrim Polsek Bungku Tengah Bripka Erwin membenarkan bahwa kasus penemuan mayat itu sudah mereka tangani. Kata Erwin, laporan kedua pemilik tujuh ekor sapi itu sudah mereka tindak lanjuti dengan nomor LP/31/V/2017/Sulteng/Resor Morowali/Polsek Bungku Tengah.

“Kami sudah menangani kasus penemuan tujuh ekor sapi yang ditemukan mati itu. Saat kedua korban datang melapor, kami langsung terjun ke TKP untuk melakukan olah TKP,”ungkap Erwin saat dihubungi Jumat kemarin (5/5).

Dia mengatakan, untuk penyebab matinya tujuh ekor sapi secara beruntun itu pihaknya belum bisa memastikan. Akan tetapi, saat ini pihaknya sedang berusaha untuk mengungkap penyebab utama atas tewasnya lima ekor sapi milik Yunus Mayje dan dua ekor sapi milik Abd Majid tersebut.

“Dugaan sementara, ketujuh sapi itu mati karena keracunan. Kami sudah bekerjasama dengan pihak Dinas terkait, dalam memastikan penyebab kematian tujuh ekor sapi itu. Pada intinya, kami masih melakukan proses lidik,”tegasnya.(fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.