Diduga Kelabui Pansus, Ratusan TKA di PT IMIP “Menyamar”

- Periklanan -

MOROWALI – Kabar bahwa tim Panitia Khusus (Pansus) Tenaga Kerja Asing (TKA) dari Pusat akan turun sidak di Kabupaten Morowali tepatnya di Kecamatan Bahodopi, manajemen PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) diduga langsung berusaha menyembunyikan identitas para TKA yang dipekerjakannya.

TKA asal Tingkok, saat beraktivitas di kawasan PT. IMIP Site Morowali Senin kemarin (30/4). (Foto: Asnan As’ad Bahodopi)

Hal tersebut terlihat, saat ratusan TKA asal Tiongkok yang setiap harinya bekerja hanya memakai helm kuning (Crew Non Skill) tiba-tiba langsung mengenakan helm merah, biru dan putih pertanda mereka adalah TKA yang mempunyai Skill.

- Periklanan -

Aliansi Rakyat dan Buruh Bersatu (ARUS-MOROWALI) mengecam tindakan tersebut. Pasalnya, mereka menganggap bahwa tindakan kaum komunis itu sangat licik.

“Mereka berusaha mengelabui tim Pansus, yang rencananya dalam waktu dekat ini akan turun sidak para TKA ilegal. Masa kemarin karyawan Tiongkok banyak menggunakan helm warna kuning, setelah mendengar info Pansus akan turun sidak langsung diganti menggunakan helm biru, merah dan putih. Bukannya ini merupakan tindakan licik dari pada kaum komunis ini. Kami dari ARUS Morowali menantang dan mengecam keras tindakan para komunis tersebut,” tegas Asnan As’ad Korlap ARUS-Morowali, Senin (30/4).

Untuk diketahui, status jabatan para karyawan yanga bekerja di PT.IMIP Site Morowali dapat diketahui dari warna helm yang mereka kenakan. Bagi karyawan yang mengenakan helm kuning berarti mereka karyawan Non Skill atau Crew. Sementara untuk helm biru, statusnya sebagai pengawas. Untuk karyawan yang mengenakan helm merah, status jabatannya sekelas supervior dan untuk karyawan yang mengenakan helm putih merupakan karyawan yang mempunyai jabatan tertinggi di kawasan PT. IMIP Site Morowali. (fcb)

Apa tanggapan PT. IMIP? Berita selengkapnya dapat dibaca di koran Harian Umum Radar Sulteng edisi Selasa (1 Mei 2018).

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.