Diduga Ilegal, Truk Pengangkut 1.000 Liter Solar Diamankan

- Periklanan -

Truck yang mengangkut 1.000 liter BBM ilegal diamankan di halaman Polda Sulteng. (Foto: ist)

PALU – Sebuah truk yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar diduga ilegal berhasil diamankan, Jumat (8/9), di depan Mako Brimob Polda Sulteng Jalan Trans Sulawesi Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara.

Solar sebanyak 1.000 liter tersebut akan didistribusikan ke wilayah Kecamatan Moutong, Kabupaten Parimo. Saat ini kedua sopir inisial JH (20) dan pemilik MA (61) diamankan di Polda Sulteng untuk tahap penyidikan.

Kasubdit 1/Indag Krimsus Polda Sulteng AKBP Teddy Salawati SH, menyatakan bahwa penangkapan sebuah mobil truk yang bermuatan BBM jenis Solar dilakukan tim piket Brimob Polda Sulteng, yang mencurigai kendaraan tersebut, saat dilakukan penggeledahan oleh tim sopir tidak dapat memperlihatkan izin dokumen angkutan.

- Periklanan -

“Diduga tanpa izin dan dokumen angkutan dan niaga sebagaimana diatur dalam uraian UU RI no 22 tahun 2011 tentang minyak dan gas bumi,” jelasnya saat di konfirmasi via telepon oleh Radar Sulteng.

Sehingga, tugas piket Brimob mengabarkan kepada Krimsus untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saat tim Krimsus mendatangi lokasi TKP untuk memastikan mobil yang mengangkat BBM sebanyak 1.000 liter yang terkesan disembunyikan. Ribuan liter solar diisi dalam puluhan jeriken kemudian ditutup terpal.

“BBM itu akan didistribusikan ke wilayah Kecamatan Moutong, Kabupaten Parimo, akan tetapi karena sopir tidak dapat menunjukkan izin dokumen angkutan maka kami lakukan penahanan kepada dua pelaku,” ujarnya.

Langkah selanjutnya, Polda Sulteng melakukan penyidikan kepada para pelaku untuk dimintai keterangan pastinya, dan untuk penambahan pelaku belum dapat bisa pastikan. “Untuk data awal kami masih lakukan penyidikan, karena baru tadi tertangkap,” ungkap Teddy. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.