Diduga Gangguan Jiwa, Bakar Rumah Sendiri

- Periklanan -

PALU – Entah setan apa yang merasuki Dudin (45), yang nekat membakar rumahnya sendiri, di Jalan Lekatu, Kelurahan Tavanjuka, Senin (23/7) kemarin. Api sendiri bersumber dari kamar warga yang diduga mengalami gangguan jiwa ini, sekitar pukul 11.00 wita.

Petugas kepolisian mengamankan pelaku usai membakar sendiri rumahnya di Jalan Lekatu, Kelurahan Tavanjuka Kecamatan Tatanga, Senin (23/7). Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. (Foto: Wahono)

Salah seorang saksi, Irwan (40), menjelaskan api dari kamar Dudin, diduga karena kasur yang sengaja dibakar. Dia mengatakan, bahwa pelaku tinggal di rumah itu sendiri, karena pihak keluarganya, yang tidak tahan dengan ulah Dudin selama ini.

“Saya tadi mengira dia (penghuni rumah, red) sedang memasak di dapur, waktu saya pastikan asap yang disusul api sudah besar menyala di atas seng, saya langsung meminta tolong kepada warga untuk mengabarkan Pemadam,” katanya.

- Periklanan -

Ia mengatakan bahwa kejadian ini sempat pula terjadi satu bulan lalu, yang mana kasus yang sama pelaku sengaja membakar kasurnya, namun saat itu api tidak sempat menyala, dan warga langsung berusaha memadamkan apinya. “Belum sampai dua bulan lalu, dia juga pernah bakar kasurnya dan sempat besar apinya tetapi tidak mengenai bagian rumah,” kata Irwan.

Atas kejadian ini, Irwan dan keluarganya dibuat panik. Dikarenakan rumahnya berdekatan dengan rumah milik Dudin yang terbakar. “Tentunya panik. Karena belum lama istri saya antarkan anak, sebelah belum ada kebakaran, nanti sampai rumah istri saya bilang ada asap tebal saya coba lihat ternyata api sudah menyala besar di atap,” tambahnya.

Pantauan di lokasi kejadian, anggota Polsek Palu Selatan langsung mengamankan Dudin. Dia dikawal oleh anggota kepolisian bersenjata lengkap, karena dikhawatirkan akan menjadi bulan-bulanan masyarakat. “Kami amankan dulu, karena jangan nanti ada masyarakat yang marah, karena situasi masih belum stabil,” kata salah satu anggota polisi.

Sementara petugas pemadam kebakaran menurunkan empat unit mobil Damkar. Sekitar pukul 12.30 wita api berhasil dipadamkan. Dan tidak ditemukan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dan kerugian pun belum diketahui. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.