alexametrics Didampingi Kementan RI, Cipayung Plus Siap Berkebun – Banyumas Cyber Team
Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Didampingi Kementan RI, Cipayung Plus Siap Berkebun

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

PALU – Organisasi Kemasyarakat Pemuda Cipayung Plus di Sulawesi Tengah menyatakan siap berkebun pasca diskusi publik Ketahanan Pangan Berkelanjutan yang dilakukan dalam rangka Konswil GMKI Wilayah IX di Palu, Senin (6/7) siang.

Diskusi publik dilakukan GMKI Wilayah IX dalam rangka merespon ditetapkannya Kawasan Pangan Nasional di Sulawesi Tengah menghadirkan pembicara Staf Khusus Mentan RI, Tenaga Ahli Gubernur Sulteng dan Akademisi Faperta Untad.

Staf Khusus Mentan RI Yesiah Ery Tamalagi menggambarkan kondisi pertanian Indonesia saat ini, serta langkah-langkah strategis yang selama ini dan akan dilakukan melalui program program terukur.

“Dengan ditetapkannya Kawasan Pangan Nasional di Sulawesi Tengah kawan kawan aktivis tentu saja harus ikut terlibat didalamnya. Minimal ikut mengawal dan memberi pokok pokok pikiran, karena kawan-kawan ini kan rutin melakukan diskusi,” kata Yesiah Ery Tamalagi.

Dari diskusi yang berlangsung selama hampir dua jam Cipayung Plus yang hadir, GMNI Sulteng, Komda PMKRI Regional Sulawesi, GAMKI, HMI, GSKI dan GMKI sepakat membuat lahan demplot jagung di atas lahan satu hektar.

“Untuk merealisasikan pertemuan hari ini kami akan berkebun. Kebun ini menjadi tempat kami belajar dan mengaplikasikan ilmu pertanian dari anggota yang kuliah di Fakultas Pertanian. Kami berharap Juli nanti keinginan ini sudah bisa terealisir, apalagi kami akan dapat pendampingan dari Kementan RI,” kata Ketua DPD GMNI Sulteng Wardiyanto, ST dan Komda PMKRI Regional Sulawesi, Yakob Pahi.

Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Umum PP GMKI dan Kabid Akspel PP GMKI. (*/ron)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.