Diancam Ditembak, Warga Zebra Nyaris Diperkosa

- Periklanan -

PALU – Seorang karyawan restoran bernama Feny Stiawatu (27) nyaris menjadi korban pemerkosaan yang berujung pada penganiayaan di Jalan Zebra Star kelurahan Birobuli Utara Kecamatan Palu Selatan, Minggu (29/4) malam sekitar pukul 21.45 wita.

Anggota piket Polsek Palu Selatan saat mendatangi Korban yang dirawat di RS Balai Keselamatan Palu, untuk dimintai keterangan. (Foto: Polsek Palu Selatan)

Menurut laporan ke Polsek Palu Selatan, sekitar pukul 21.45 wita korban hendak pergi ke warung ibunya yang berada di Jalan Zebra, kemudian korban keluar dari rumah dan sementara korban menutup pagar rumah, tiba-tiba pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna oranye menghampiri korban dan pura-pura bertanya untuk mencari alamat.

- Periklanan -

“Pelaku bertanya kepada korban di mana Jalan Batu Bata Indah?, kemudian korban menjelaskan alamat yang dicari pelaku. Setelah dijelaskan oleh korban, pelaku tidak pergi juga sehingga korban meninggalkan pelaku dan berjalan menuju ke warung ibunya. Tidak lama berjalan pelaku datang dan menghentikan korban sambil menodongkan benda yang diduga senjata api jenis FN,” ungkap Kapolsek Palu Selatan Kompol Malsukri Raja kepada Radar Sulteng.

Korban menjelaskan, karena ketakutan korban bertanya apa mau pelaku, korban bahkan bersedia menyerahkan HP nya. Bahkan pelaku tidak mau dan langsung mengancam akan menembak korban. “Pelaku menarik korban ke semak – semak tanah kosong. Sambil berusaha membuka celana korban, namun korban melakukan perlawanan dan berteriak meminta tolong, sehingga pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan gagang yang diduga senjata api,” jelasnya.

Tidak lama kemudian warga di sekitar tempat kejadian mendengar teriakan korban warga datang akan memberikan pertolongan, sehingga pelaku kabur. Akibat pemukulan yang dilakukan pelaku, korban mengalami luka bengkak bagian dahi sebelah kiri, bengkak pipi kiri, bengkak mata sebelah kiri, bengkak di bagian bibir dan hidung mengeluarkan darah. “Untuk sementara korban dirawat di RS Bala Keselamatan Palu,” kata Malsukri. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.