Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Di Tengah Larangan Mudik, Ratusan TKA Masuk ke PT. GNI

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

MORUT – Di tengah pembatasan dan pengetatan orang masuk guna menekan penyebaran Covid-19 jelang Idul Fitri yang dilakukan pemerintah, di Bandar Udara Morowali sebanyak 352 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China kembali masuk ke PT Gunbuster Nikel Industri (GNI) di Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, para TKA itu tiba di Bandara Maleo, Desa Umbele, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali menggunakan jasa penerbangan Wings Air secara bertahap dari Bandara Samratulangi, Manado, Sulawesi Utara.

Kedatangan TKA ini menjadi ramai dibicarakan sebab pemerintah RI telah memberlakukan pembatasan mudik jelang dan sesudah lebaran Idul Fitri 1442 hijriah.

Berdasarkan informasi diterima Radar Sulteng, ratusan TKA itu tiba di Bandara Maleo dalam lima kloter penerbangan.

Dua kloter mengangkut 143 TKA tiba pada Sabtu (1/5), sementara tiga kloter lagi masuk pada Rabu (5/5) membawa 209 TKA.

Dimulai dengan kedatangan 71 orang TKA dan 1 TKI menggunakan pesawat Wings Air ATR 72-600 PK-WJT Nopen IW-2532 sekira pukul 10.40 Wita.

Dua jam berselang, kloter kedua menggunakan pesawat Wings Air ATR 72-600 PK-WJO Nopen IW-2534 tiba sekira pukul 12.30 Wita. Di dalamnya mengangkut 72 TKA diantara penumpang lainnya.

Para TKA dan TKI itu selanjutnya menjalani pemeriksaan suhu dan penyemprotan disinfektan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 oleh Tim KKP Bungku yang dipimpin oleh dr Acyntia Dimitri dan Dinas Kesehatan.

Rencananya, 54 orang dari 143 TKA ini akan tinggal di PT.GNI untuk membangun smelter, sementara 89 orang pekerja lainnya melanjutkan perjalanan menuju PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Empat hari kemudian, 209 TKA yang bekerja di PT GNI tiba di Bandara Maleo secara terpisah. Pada kloter pertama 72 TKA landing sekira pukul 10.30 Wita dengan penerbangan Wings Air noreg PK-WHH (IW2532).

Kemudian 71 TKA berikutnya tiba sekira pukul 12.30 Wita menggunakan pesawat Wings Air noreg PK-WJO (IW2534). Sementara pada kolter ketiga, pesawat Wings Air noreg PK-WHH (IW2536) landing sekira pukul 13.35 Wita membawa 66 TKA diantara penumpang lainnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 276 TKA asal China terpantau masuk ke wilayah Morut untuk bekerja di PT GNI. Kedatangan TKA ini dikabarkan mantan Bupati Morut Moh Asrar Abd Samad kepada Radar Sulteng.

Saat itu, Asrar menganggap para TKA ini adalah pekerja gelap. Pasalnya saat masuk ke Morut, perusahaan pengguna jasa TKA ini tidak melaporkan ke pemerintah daerah.

“Karena tidak melapor ke pemerintah daerah, saya anggap TKA ini adalah pekerja gelap,” tegas Asrar kala itu.

Asrar tidak melarang kehadiran TKA itu, sebab memang di daerahnya sedang dibangun kawasan industri pengolahan biji nikel atau smelter. Pun demikian manajemen PT GNI menurutnya wajib menaati aturan berlaku.

Hal itu kata Asrar untuk menghindari penolakan massal pekerja lokal akibat kehadiran TKA ini. Sebab sejauh ini, masyarakat Morut masih mengeluhkan soal sulitnya menjadi pekerja di perusahaan tersebut.

“Mungkin mereka sudah lapor ke Gubernur, tapi belum melapor ke saya sebagai kepala daerah atau minimal berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja,” tandasnya.

Berdasarkan data serahan Bupati Morut, ratusan TKA itu tiba di Bandara Maleo dalam empat kloter penerbangan.

Dimulai dengan kedatangan 70 orang TKA menggunakan penerbangan Wings Air ATR 72-600/PK-WHO sekira pukul 12.40 Wita. Selanjutnya kloter kedua Wings Air ATR 72-600/PK-WGJ tiba sekira pukul 13.10 Wita membawa 71 orang TKA.

Di hari yang sama, pesawat Wings Air ATR 72- 600/PK- WHL landing di Bandara Maleo sekira pukul 16.10 Wita dengan membawa 70 orang TKA. Sementara pada kloter keempat tercatat 65 orang TKA tiba menggunakan pesawat ATR 72- 600/PK- WGJ sekira pukul 16.30 Wita.

276 TKA tersebut selanjutnya melakukan protokol kesehatan oleh Tim Gugus Covid-19 Bandara Maleo dengan hasil keseluruhan non reaktif.

Masih di September 2020, 71 orang TKA menggunakan Wings Air ATR 72-600/PK WHO-IW 2532 tiba di Bandara Maleo sekira pukul 10.45 Wita dari Bandara Samratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (1/9).

Selanjutnya, kloter kedua tiba sekira pukul 11.25 Wita membawa 70 orang TKA menggunakan pesawat Wings Air ATR 72-600-PK WGU-IW 2534.

Pada kloter ketiga di bandara yang sama, pesawat Wings Air ATR 72-600-PK WGI-IW 2536 membawa penumpang sebanyak 15 orang TKA beserta 4 orang pendamping landing sekira pukul 11.45 Wita.

Sebelum berangkat menuju lokasi PT GNI, ratusan TKA beserta pendamping tersebut selanjutnya melakukan protokol kesehatan oleh Tim Gugus Covid-19 Bandara Maleo dengan hasil keseluruhan non reaktif. (ham)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.