Di Sulteng, Uang Rupiah TE 2016 Masih Terbatas

- Periklanan -

UANG NKRI: Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah Miyono (tengah), saat menunjukkan kepada wartawan bentuk fisik uang NKRI tahun emisi (TE) 2016, belum lama ini. (Foto: Muhaqir)

PALU – Desember 2016 lalu, Bank Indonesia kembali mengeluarkan 11 pecahan uang rupiah tahun emisi (TE) 2016. Meski begitu, Bank Indonesia mengaku ketersediaan rupiah TE 2016 tersebut masih cukup terbatas di Provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Miyono mengatakan, stok uang rupiah TE 2016 yang masih terbatas itu tidak hanya terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah saja. Tetapi jumlahnya cukup terbatas pula terjadi secara nasional di seluruh Indonesia.

- Periklanan -

“Uang baru (uang rupiah TE 2016, red) memang belum banyak, tetapi kalau mau menukar uang rupiah emisi lama yang kondisinya baru, persediaan kami banyak. Tapi kalau yang tahun emisi 2016, memang masih terbatas,’ ungkapnya kepada wartawan di Kota Palu, belum lama ini.

Dijelaskannya, siapa saja tentu bisa menukarkan uang rupiahnya, dengan uang rupiah TE 2016, tetapi jumlahnya masih terbatas. Sebab, untuk stok uang rupiah TE 2016, pihaknya mengaku masih menunggu pendistribusian dari kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta.

“Memang belum banyak, karena kami masih menunggu pasokan dari kantor pusat di Jakarta. Kan ini uang cekatan baru dan perlu pendistribusian, dan Kami itu jemputnya di Balikpapan, jadi nanti Jakarta akan mengirim ke Balikpapan, dan kami akan ambil di sana (Balikpapan, red),” terangnya. (hqr)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.