Portal Berita Online koran Harian Umum Radar Sulteng. Berbasis di Palu, Sulawesi Tengah dan merupakan Jaringan Media Jawa Pos National Network (JPNN)

Di Sulteng, Jokowi Ungguli Prabowo

PALU-KPU Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) telah sukses dan berhasil melakukan perhitungan suara dengan aman dan lancar. Hampir sepekan perhitungan suara itu dilakukan, sejak Senin (6/5) hingga berakhir pada Sabtu (11/5). Pada saat perhitungan aparat keamanan dari kepolisian melakukan penjagaan ketat sesuai protap, baik terbuka maupun tertutup.
Ketua KPU Sulteng, Tanwir Lamaming bersama jajaran komisionernya, bersama Bawaslu Sulteng yang dipimpin Ketua Bawaslu Sulteng Ruslan Husen dan jajarannya, telah berhasil menjaga dan mengawasi perhitungan suara hasil Pemilu 17 April 2019, dengan baik. Meski beberapa kali terjadi interupsi dan perhitungan beberapa kali dipending untuk semua kabupaten dan kota tetapi perhitungan jalan terus hingga berakhir di Sabtu (11/5).
Meski begitu catatan yang sempat terpantau, adanya garis merah saat perhitungan untuk Kabupaten Morowali Utara, baik ketua KPU Kabupaten Morut dan Ketua KPU Sulteng, serta jajaran Bawaslu Morut dan Bawaslu Sulteng, sepakat tidak akan mengubah catatan merah itu hingga diperhitungan suara di tingkat nasional yang akan dimulakan hari ini, Senin (13/5).
“Catatan ini sudah menjadi warning bagi kami, bahwa Bawaslu juga telah menjalankan tugasnya dengan baik dan jujur, dan enggan mengubah catatan itu menjadi putih. Ini sebuah proses demokrasi,” kata Ketua KPU Sulteng mengomentari catatan merah itu.
Demikian juga yang disampaikan oleh Ketua Bawaslu Sulteng, Ruslan Husen, catatan merah tidak diubah lagi. Biarkan saja catatan itu sebuah kejujuran. Jangan sampai diubah bisa kena sidang kode etik dan pelanggaran kode etik bagi penyelenggara Pemilu. Nantilah proses dipusat yang akan menentukan. “Namun kasus ini tetap jajaran kami yang akan laksanakan tindak lanjutnya. Harus ada proses pelanggaran Pemilu ini,” sebut Ruslan Husen.
Seperti diketahui catatan merah itu muncul saat perhitungan suara untuk Kabupaten Morut. Terjadilah diskusi antara Bawaslu, saksi parpol yang mempermasalahkan dari PDIP, dan dari KPU sendiri, baik KPU Morut maupun KPU Sulteng. Menurut Ketua Bawaslu Sulteng, Ruslan Husen, sebaiknya tidak diubah catatan merah itu. Karena kelebihan dua surat suara saat pemilihan di 17 April lalu, ada kelebihan surat suara untuk Pilpres. Hal ini diketahui nanti pada 30 April, artinya untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) sudah tidak bisa lagi. Inilah yang disebut dengan catatan merah itu.
Hasil perhitungan KPU Provinsi Sulawesi Tengah, untuk Pilpres, pasangan No. urut 01 H Joko Widodo – KH Maruf Amin meraih suara 913.407, dan pasangan No. urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno meraih suara 675.548.
Kemudian hasil perhitungan suara KPU Provinsi Sulawesi Tengah, untuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, nama-nama terpilih adalah kursi pertama . Ahmad H Ali (NasDem) suara pribadi 152.270. Kursi kedua. H Muhidin Said (Golkar) suara pribadi 94.779. Kursi ketiga, Supratman And Agtas (Gerindra) suara pribadi 71.234. Kursi keempat, Matindas J Rumambi (PDIP) suara pribadi 61.120. Kursi kelima, H Anwar Hafid (Demokrat) suara pribadi 57.437. Kursi keenam Hj Sakinah Aljufri (PKS) suara pribadi 50.305, dan kursi ketujuh, Sarifudin Suding (PAN) suara pribadi 36.670.
Selanjutnya, hasil perhitungan suara untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, nama-nama terpilih sebagai berikut, Kursi pertama Lucky Semen dengan meraih 202.436 suara. Kursi kedua, Abd Rahman Taha 182.389 suara. Kursi ketiga, Shaleh Muhammad Aljufri 160.196 suara, dan kursi keempat Mohammad Wartabone meraih 125.432 suara.
KPU Sulteng juga merilis hasil perhitungan suara KPU Provinsi Sulawesi Tengah, untuk DPRD Sulteng, Dimulai dari Dapil I Kota Palu, nama-nama terpilih 1. Arus Abd Karim (Golkar), 2. Alimuddin Paada (Gerindra), 3. Elisa Bunga Allo (PDIP), 4. Wiwik Jumatul Rofiah (PKS), 5. Yahdi Basma (Nasdem), 6. Moh Hidayat Pakamundi (Demokrat).
Dapil 2, Kabupaten Parigi Moutong, adalah 1. Zalzulmida A Djanggola (Gerindra), 2. Ibrahim A Hafid (Nasdem), 3. I Nyoman Slamet (PDIP), 4. Erwin Burase (Golkar), 5. Rahmawati M Nur (PKB), 6. Moh. Nur Dg Rahmatu (Demokrat), 7. Muslih (Perindo).
Kemudian Dapil 3 Buol Tolitoli, nama-nama terpilih 1. Faizal Lahadja (Golkar). 2. Hasan Patongai (NasDem). 3. Zainal Daud (PKB). 4. Faisal Alatas (Gerindra). 5. Fairus Husein Maskati (PPP). 6. Hj Halima Ladoali (Hanura).
Dapil 4, Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut, nama-nama terpilih 1. Sri Indraningsih Lalusu (PDIP). 2. Ny Hj Wimar Hidayat Lamakarate (Gerindra). 3. Irianto Malinggong (NasDem). 4. H Naser Djibran (Golkar). 5. Ronald Gulla (PAN). 6. Ismail Junus (Hanura). 7. H Suryanto (PDIP). 8. Sri Atun (PKS).
Dapil 5, Kabupaten Poso, Tojo Unauna, Morowali, dan Morowali Utara, nama-nama terpilih 1. Imam Kurniawan Lahay (NasDem). 2. Yus Mangun (Golkar). 3. Ellen Ester Pelealu (Demokrat). 4. Ambo Dalle (Gerindra). 5. Aminullah BK (PKB). 6. Suprapto Dg Situru (PAN). 7. Huisman Brant Toripalu (PDIP). 8. Sonny Tandra (NasDem). 9. Fatimah Moh Amin Lasawedi (PKS). 10. Zainal Abidin Ishak (Golkar).
Dapil 6, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, nama-nama terpilih 1. Nilam Sari Lawira (Nasdem). 2. Budi Luhur Larengi (Golkar). 3. Abd Karim Aljufri (Gerindra). 4. Kahar Karding (PKB). 5. Muharram Nurdin (PDIP). 6. M Tahir (PKS). 7. Enos Pasaua (Perindo). 8. Marlela Dg Sute (Demokrat).
Selanjutnya KPU Sulteng akan melakukan perhitungan ditingkat nasional bersama 33 KPU se Indonesia, sekaligus akan melakukan penetapan perhitungan suara pada 22 Mei 2019, yang sudah dilakukan prosesnya atau tahapannya sejak 17 April 2019 lalu di TPS oleh KPPS. (mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.