Di Sekap, Junaedi Nekat Melompat dari Mobil

- Periklanan -

Ilustrasi (@jpnn.com)

DONGGALA – Penculikan satu keluarga di Desa Bonemarawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) berakhir di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (18/1/2017). Aksi penculika tersebut termasuk nekat.

Pasalnya kedua pelaku yang diketahui merupakan warga asal Kabupaten Mamuju, Sulbar tersebut mendatangi rumah korban bernama Junaedi di Desa Bonemarawa sekitar oukul 21.00, Selsa (17/1). Saat itu dua pemuda bertopeng memaksa masuk dan langsung mengancam korban.

Seluruh penghuni rumah dipaksa masuk ke dalam mobil milik korban. Pelaku sempat mengancam korban dan meminta uang Rp300 juta untuk dibebaskan. Namun kedua pelaku akhirnya membawa Junaedi bersama keluarganya menggunakan mobil Toyota Rush menuju arah Kabupaen Majene.

- Periklanan -

Saat diperjanalan, Junaedi yang berada di bagian belakang mobil nekat melompat meski keadaan mobil pada saat itu dalam kecepatan cukup tinggi. setelah berhasil melompat, Junaedi meminta tolong kepada warga sekitar. Bertepatan mobil yang ditumpanginya sempat terjebak kemacetan, sehingga kedua pelaku melarikan diri.

Namun melihat kejadian itu, warga sekitar kemudian mengejar pelaku dan berhasil menangkap pelaku tidak jauh dari lokasi Juanedi melompat. Akhirnya kedua pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Majene.

Kejadian itu juga ternyata sudah diketahui oleh pihak Polisi Sektor (Polsek) Rio Pakava, Donggala. Insiden itu kemudian dilanjutkan ke Polres Donggala karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) beserta korban merupakan warga Donggala.

Informasi terkahir yang dihimpun media ini, korban Juanedi bersama keluarganya masih berada di rumah sakit Majene karena mengalami luka akibat melompat dari mobil. “Tadi malam anggota kepolisian menginformasikan bahwa korban masih di rumah sakit,” ungkap Wakapolres Donggala, Kompol Pangucap Priyo Soegito SIK.

Karena TKP dan korban masuk dalam wilayah hukum Polres Donggala, maka jajaran Polres Donggala yang di back up Polda Sulteng turut turun langsung ke TKP menangani kasus tersebut. Rencananya kata Pangucap, pelaku akan dibawa ke Polres Donggala untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Perkembangan terakhir dari anggota di lapangan, kedua pelaku sedang dalam diperjalanan menuju Polres Donggala. Belum diketahui secara detail identitas pelaku, namun mereka adalah warga Kabupaten Mamuju Utara, Sulbar,” terangnya. (ujs)

 

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.