Demi Kelangsungan Hidup Warga Pasigala

- Periklanan -

DONGGALA-Relawan Pasigala, Moh Raslin, dalam sebuah untaian pemikirannya, mengatakan, jika kita meminjam pepatah sambil menyelam minum air menyatukan dua pekerjaan dalam waktu yang sama. Itulah yang dilakukan para relawan, sebab mereka selain memiliki perkerjaan utama atau pekerjaan tetap juga punya tanggungjawab yang tinggi di pekerjaan ekstra mereka sebagai relawan kemanusian, membantu warga korban bencana alam gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi di wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala (Pasigala).
Terlepas dari rutinitas mereka sebagai relawan mitra Korem 132 Tadulako yang sehari-harinya menyalurkan bantuan untuk pemenuhan logistik dibawa kendali Komandan Korem (Danrem) 132 Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita, relawan mitra korem ini juga eksis melayani pemenuhan material pasir batu di wilayah Kalimantan dan Semarang.
Begitu pula dengan mantan instruktur dan pelatih Akademi Militer (Akmil) Magelang, Letnan Satu (Lettu) Edy Sriyanto dalam kapasitasnya sebagai kepala gudang dia juga aktif berjalan dalam pengembangan teritorial terkait pemantauan wilayah mencari info dan keterangan Kepala Desa (Kades), ketua RT dan RW, ketua adat setempat, tokoh-tokoh masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman dan tentram, sehubungan dengan program teritorial yang tetap berpedoman pada sumpah prajurit,dan Sapta Marga, serta 8 Wajib TNI.
“ Sebagai seorang prajurit sejati, bekerja harus disiplin dan konsisten dalam menjalankan tugas yang diberikan kepada kami ini, “ tutur Edy Sriyanto.(mch)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.