Dekan Fakultas Teknik Untad Diperiksa

- Periklanan -

PALU – Penyidik Unit IV Sat Reskrim Polres mendatangkan Dekan Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Drs Amar ST MM sebagai saksi atas peristiwa penyerangan gedung salah satu fakultas di Untad, yang menimbulkan korban yang luka dan juga kerugian material.

Kasat Reskrim Polres Palu AKP Holmes Saragi menjelaskan bahwa penyidik memanggil Dekan Fakultas Untad selaku saksi. Saat ini merupakan lidik dalam tahap sidik untuk mencari ada atau tidaknya kesalahan pada para dosen atau dekan atau wakil dekan.

- Periklanan -

“Atas peristiwa tersebut kita juga melihat kerugian-kerugian yang timbul dimana ada korban luka serta fasilitas kampus yang rusak, hal ini kemudian dapat dikaitkan dengan pasal 1367 KUH Perdata,” katanya, Selasa (22/5) di Mapolres Palu.

Dirinya menegaskan, bahwa yang pasti selama tahap penanganannya, penyidik harus mengacu kepada aturan positif dan asas-asas hukum yang ada. “Salah satu asas yang harus diterapkan adalah asas presumption of innocent atau asas praduga tidak bersalah, dengan melakukan pemanggilan kepada yang memiliki kewenangan,” tegasnya.

Sementara Dekan Fakultas Teknik Untad, Drs Amar, dikonfirmasi mengatakan, bahwa dirinya dimintai keterangan sebagai saksi dengan menjelaskan kronologis kejadiannya sampai dimana ia ketahui kejadian tersebut. Saat itu pihak fakultas, baik dosen dan dirinya sebagai dekan sudah mengingatkan kepada mahasiswa untuk tidak melakukan tindakan yang bersifat kriminal.  “Ada tujuh belas pertanyaan yang diberikan oleh penyidik,” ungkapnya. (who)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.