Dana Stimulan Rp235 Miliar Tahap Pertama Cair

Sekarang Berada di Kas BPBD Kabupaten/Kota Terdampak Bencana

- Periklanan -

PALU- Pemerintah mulai kucuran dana stimulan tahap pertama untuk pembangunan rumah rusak berat, sedang dan ringan korban bencana Sulawesi Tengah. Dana tersebut saat telah berada di rekening Badan Penanggulangan Bencana Daerah (APBD) masing-masing kabupaten/kota terdampak bencana.
Hal itu diungkapkan Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola, kepada wartawan di Swiss Bell Hotel, Selasa (9/4).
“Dana stimulan untuk rumah rusak, rusak sedang dan ringan sudah cair. Sekarang sudah ada di kas BPBD kabupaten/kota, dari BNPB langsung ke BPBD kabupaten/kota,” kata Gubernur.
Jumlah dana stimulan untuk tahap pertama ini, menurut Gubernur dicairkan kurang lebih Rp235 miliar. Total anggaran tersebut untuk stimulan empat kabupaten terdampak bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah. Diketahui empat kabupaten masing-masing Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Parigi Moutong.
“Proses pencairan dana stimulan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana ke rekening BPBD,” terangnya.
Selanjutnya, kata Gubernur mekanisme penyaluran kepada korban yang berhak, masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (Juknis). Sementara untuk dana santunan duka, menurut Gubernur, masih dalam proses di pemerintah pusat.
Gubernur mengaku masih terus mengupayakan agar dana yang diusulkan sebesar Rp 65 miliar tersebut bisa segera dikucurkan. Rencananya Kamis (11/4) Gubernur akan kembali mempertanyakan dalam rapat bersama wakil presiden di Jakarta.
“Kalau dana santunan belum. Ini kamis nanti saya akan curhat lagi kepada Wapres,” tandas Gubernur.
Diketahui sesuai permohonan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor. 446.1/018/ BPBD tentang dana stimulan dan dana santunan korban bencana Sulawesi Tengah, total Rp2,6 triliun masing-masing untuk stimulan Rp2,5 triliun dan dana santunan Rp65 miliar.(awl)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.