Dana Stimulan Akan Ditransfer ke Rekening Penyintas

- Periklanan -

PALU-Rencanannya, secara teknis bantuan dana stimulan dari pemerintah pusat untuk warga penyintas yang rumahnya rusak berat, sedang dan ringan, dana stimulannya akan ditransfer ke rekening masing-masing penerima bantuan.
Sementara sebelumnya, pihak Pemkot Palu melalui PU Kota menyampaikan, jika dana stimulan tersebut, hanya masuk ke rekening kelompok yang dibentuk dengan sebutan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Namun penerima bantuan dana stimulan akan langsung menerima melalui rekening masing-masing.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu Iskandar Arsyad, dari hasil rapat dengan berbagai pihak, jika dana stimulan bantuan dari pusat, melalui dana siap pakai dari BNPB pusat, itu akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.
“Akan ditransfer melalui rekening Bank Mandiri. Dengan catatan penerima bantuan dana stimulan tidak bisa mencairkan dana tersebut sebelum ada perencanaan yang dibuat, untuk peruntukan perbaikan rumah yang rusak,” ungkapnya kepada Radar Sulteng, Selasa (19/3).
Apabila nantinya dari hasil perencanaan perbaikan rumah rusak, secara keseluruhan dana yang ada tidak semua terpakai, maka dana tersebut akan dikembalikan lagi ke negara.
“Perencanaan perbaikan rumah ini sepengetahuan dengan tim pendamping atau fasilitator penerima yang berasal dari pihak PUPR atau PU kota. Hasilnya nanti jika masih ada sisa uang dari dana stimulan tetap akan dikembalikan lagi ke negara melalui bank Mandiri, bukan menjadi milik hak penerima,” ujarnya.
Sementara untuk pencairan dan penyaluran ke rekening masing-masing penerima, menurutnya masih sementara dalam pembahasan di ruang pertemuan wakil Presiden, yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sulteng.
“Ini sementara dalam pembahasan di ruang pertemuan wakil Presiden, Yusuf Kalla dan dihadiri Gubernur Sulteng langsung. Insya Allah secepatnya bisa sudah dicairkan,” sebutnya.
Apalagi menurutnya, bahwa untuk dana stimulan yang berasal dari BNPB pusat melalui dana siap pakai tersebut, sudah ada dan tinggal siap untuk disalurkan saja.
“Kalau dananya sudah ada. Menurut BNPB masih ada kendala saat ini di administrasi saja. Tapi Insya Allah akan secepatnya bisa disalurkan,” ujarnya.
Untuk bantuan dana stimulan yang akan dicairkan sementara ini, masih sebatas rumah warga penyintas yang rumahnya rusak berat saja.
“Tahap awalnya masih diperuntukan untuk yang rumah rusak berat, dengan jumlah rumah rusak berat yang terdata sekitar 1.600 unit,” tuturnya.
Menurutnya, pemerintah masih mengkhususkan rumah yang rusak berat, karena akan memastikan jumlah rumah yang rusak yang terdata itu disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di lapangan.
“Karena kita tahu juga pasti akan ada lagi warga yang komplain atau menganggap rumahnya belum terdata khususnya rusak berat. Disilakan bagi warga yang rumahnya belum terdata untuk segera memasukan datanya,” tegasnya. (zal)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.