Dana Desa Raib, Kades Uelincu Pamona Utara Mengaku Dirampok

- Periklanan -

Ilustrasi (radarbanten.com)

POSO – Dana desa di Desa Uelincu kecamatan Pamona Utara sebesar Rp 32 juta dilaporkan hilang. Kasus tersebut terjadi, Kamis (5/1) lalu sekitar pukul 16:15 wita.

Dalam surat laporan Camat Pamona Utara, Upasun Wanandi, kepada bupati Darmin Sigilipu diketahui dana desa Rp 32 juta hilang karena dirampok orang tak dikenal (OTK). Dana desa dirampok langsung dari tangan Pjs Kades Uelincu, Nokrina Tinagari, saat yang bersangkutan dalam perjalanan pulang dari kantor desa ke kediamannya di Kelurahan Lembomawo Kecamatan Poso Kota Selatan.

Dalam perjalanan pulang kantor itu, Nokrina yang mengendarai sepeda motor mengalami kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) tunggal di penurunan pertigaan jalan desa Toaro kecamatan Pamona Utara. Saat kecelakaan itulah seorang pria berperawakan besar dengan mengendarai sepeda motor Honda Win menghampir Nokrina.

- Periklanan -

Bukannya menolong, sang OTK malah langsung mengambil tas rangsel korban dan langsung kabur. Di dalam tas yang digondol OTK itulah tersimpan dana desa Rp 32 juta plus laptop.

“Benar. Dana desa Uelincu sebesar Rp 32 juta hilang karena dirampok. Saya sudah melaporkan kejadian tersebut kelada bupati berdasar pengakuan korban,” kata Camat Upasun via ponselnya.

Selain kepada Bupati, sebut Upasaun, kasus hilangnya dana Desa Uelincu juga sudah dilaporkan ke pihak kepolisian Polsek Pamona Utara di Tentena. “Korban langsung yang datang melapor ke polisi kemarin (Minggu, red),” jelas Camat yang mengaku ikut menemani korban saat melapor ke Polsek.

Kepala Polsek Tentena Kompol Gede Swara yang dikonfirmasi via telepon mengatakan, belum mendengar adanya kasus perampokan dana desa dari tangan Plt Kades Uelincu. “Tapi jika laporan sudah masuk ke pihaknya akan langsung dilakukan di proses guna lenyelidikan. (bud)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.