Curi Mobil di Palu Ditangkap di Sulbar

- Periklanan -

Ilustrasi (@sulsel.posojksatu.id)

PALU – Aksi pencurian kendaraan bermotor di Kota Palu kini tidak hanya menyasar kendaraan roda dua, tapi juga kendaraan roda empat alias mobil.

Seperti halnya yang terjadi di belakang kantor Gubernur Sulteng Jalan Ahmad Yani, Jumat pekan lalu (17/3).

Informasi yang dihimpun di Polres Palu menyebutkan, korban yang merupakan ASN di salah satu SKPD di jajaran Pemprov Sulteng, Jumat pagi memarkir mobilnya di Jalan Ahmad Yani belakang kantor gubernur untuk mengikuti upacara bulanan atau upacara Kopri. “Pemilik mobil itu PNS yang datang upacara. Begitu selesai upacara mau balik ke kantornya sudah tidak ada mobilnya di tempat parkir. Saya tidak tahu nama PNS dan di kantor mana dia bekerja,” beber sumber.

- Periklanan -

Masih menurut sumber yang tidak ingin namanya disebutkan, mobil korban sebelumnya pernah disewakan atau direntalkan. Dan saat mobil ditemukan tidak ada kerusakan pada tempat kunci mobil. “Bisa jadi waktu direntalkan kunci mobilnya itu digandakan pelaku. Karena sepertinya tempat kuncinya tidak rusak. Hanya ban belakang sebelah kiri yang sengaja dikempeskan,” ujar sumber sembari menunjukan barang bukti mobil jenis Avanza warna abu-abu yang parkir di halaman belakang Reskrim Polres Palu.

Sementara Kapolres Palu AKBP Christ R Pusung yang dikonfirmasi melalui Kaur Humas Polres Palu, Bripka I Kadek Aruna membenarkan telah terjadi pencurian mobil dan pelakunya sudah ditangkap bersama barang buktinya. Pelaku dua orang berhasil diringkus petugas Polres Palu bersama tim gabungan Reserse Polres Donggala, yakni inisial LK. MH, umur 41 tahun dan AF umur 30 tahun. Kedua pelaku tersebut ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP.B / 561/III/2017/SULTENG/RES PALU, tanggal 17 maret 2017.

Kadek menjelaskan, dari petunjuk yang didapatkan, anggota Buser bergerak menuju Sulawesi Barat (Sulbar) dan berhasil menemukan mobil dengan nomor Polisi DN 1782 AM yang diketahui mobil milik korban, di Sulbar yang dititipkan pada salah seorang warga di Desa Topoyo. “Sekitar pukul 22.30 wita anggota Buser mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di Hotel Alfa Jalan Yos Sudarso. Dengan cepat anggota Buser melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku. Kalau nama korbannya saya belum tahu, karena penyidik yang menangani,” kata Kadek.

Apakah kedua pelaku yang ditangkap merupakan jaringan pencurian mobil dari luar Sulteng yang datang beraksi di Kota Palu? Kadek Aruna, belum bisa menjelaskan keterlibatan kedua pelaku karena masih dalam proses penyidikan di Reskrimum. “Saya belum disampaikan dari penyidik apakah pelaku merupakan jaringan pencurian mobil atau ada motif lainnya mereka mencuri mobil korban. Masih didalami penyidik,” kata Kadek. (ron)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.