Curi HP di Mall Tatura, Guru Honorer Ditangkap Polisi

- Periklanan -

CURI HP: Inilah oknum gutu honorer yang ditangkap polisi. (Foto: Istimewa)

PALU – Salah seorang guru honorer di dua sekolah yang berada di Kabupaten Parigi Moutong bernama berinisial M alias Ab (27) terpaksa mendekam di sel tahanan Polres Palu. Ab ditangkap tim Buser Sat Reskrim Polres Palu pada Selasa (3/1) laantara mencuri HP.

Awal mula sampai Ab ditangkap tim Buser, saat warga Desa Silutung, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parimo itu merayakan tahun baru 2017 di Kota Palu. Ab tiba di Palu pada Rabu (28/12/2016). Saat tiba di Palu dan menitip barang bawaannya dari kampung di rumah keluarganya dan pada keesokan harinya tepatnya Kamis (29/12/2016), Ab berbelanja ke Mall Tatura Palu.

Saat memarkir motornya di Mall tersebut yang bersebelahan dengan motor Yahama Mio Soul, Ia melihat di kantong motor sebelah kiri itu sebuah handphone tipe iPhone warna gold yang belakangan diketahui milik seorang perempuan berinisal DPS.

“Saat pelaku melihat HP korban, pelaku belum langsung mengambilnya. Pelaku terlebih dahulu memantau situasi sekitar, mengingat waktu itu sekitar pukul 12 siang pengunjungnya mall lagi ramai,” jelas Kasatreskrim Polres Palu, AKP Nasrudin, di ruang kerjanya Rabu (4/1) seperti dilnasir Harian Umum Radar Sulteng.

Begitu melihat situasi sudah aman untuk mengambil HP, tanpa pikir panjang guru honorer itu langsung mengambil HP korban yang tersimpan di kantong motor. Usai mengambil HP jenis Iphone tersebut, Ab langsung membatalkan niatnya untuk berbelanja di Mall Tatura. Dia langsung melarikan diri sebelum kedapatan pemilik HP.

- Periklanan -

“Saat dimintai keterangan, pelaku mengaku sebenarnya tidak punya niat untuk mengambil HP korban. Tapi, saat melihat peluang untuk mengambil  HP itu besar, terpaksa pelaku ambil,” kata Nasrudin mengungkap hasil penyelidikan terhadap pelaku.

Saat melihat HP-nya sudah sudah tidak berada di dalam kantong motor, Dewi langsung bergegas melaporkannya ke kantor Sat Reskrim Polres Palu. Tim Buser pun langsung bergerak mengejar pelaku. Dalam proses pengejaran, tim Buser menggunakan alat canggih untuk mengidentifikasi keberadaan pelaku melalui HP korban.

“Saat dimintai keterangan, korban mengaku bahwa saat HP-nya hilang dia ditelepon oleh pelaku bahwa jika HP-nya ingin kembali, korban harus memberikan uang kepada pelaku. Uang diminta disimpan di sekitar tugu monumen Palu Nomoni di Anjungan Nusantara Palu,” ungkap Nasrudin.

Akan tetapi, permintaan Ab tidak dituruti korban dan mala merasa diperas, korban langsung memberitahukan ke tim Buser.

Mendapat informasi tersebut, tim Buser langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Alhasil, pelaku berhasil ditangkap di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, pada Selasa (3/1/2017) sekitar pukul 22.00 Wita.

“Saat ditangkap, pelaku tidak memberikan perlawanan. Saat ini, pelaku masih dalam proses penyelidikan di unit IV Sat Reskrim polres Palu. Sementara HP Iphone warna gold milik korban sudah kami amankan sebagai barang bukti kepentingan penyelidikan,” tutup Nasrudin.(fcb)

- Periklanan -

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.