Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Cudy Tegaskan Tidak Maju di Pilkada Donggala

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Anda ingin Beriklan di Situs ini? Hubungi : 08114582818

Ketua DPD II Donggala Rusdy Mastura (kiri), bersama Sekretaris Moh Safri Laupa saat memberikan keterangan pers mengenai Pilkada Donggala, Selsaa (18/7). (Foto: Muchsin Sirajudin)

PALU-Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Donggala, Rusdy Mastura yang akrab disapa Bung Cudy, dengan tegas mengatakan tidak maju mencalonkan diri sebagai bakal calon Kepala Daerah (balon Kada) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Donggala yang votingday-nya digelar 27 Juni 2018 nanti.

“Saya tidak maju di Pemilihan Bupati Donggala, sebabnya karena aturan. Saya pernah jadi kepala daerah yaitu Wali Kota Palu. Level dan kelasnya sama. Sekali lagi, saya tidak bisa maju mencalonkan diri menjadi Bupati karena aturan, “ tegas Bung Cudy, saat memberi keterangan persnya, didampingi Sekretaris DPD II Partai Golkar Donggala, Moh Safri Laupa, Selasa (18/7).

Karena aturan yang tidak memungkinkan, dia mempersilakan kepada putra putri di wilayah Kabupaten Donggala untuk mengajukan diri mencalonkan sebagai balon Kada di daerah yang dijuluki Kota Tua di Sulteng ini. “Kami di Partai Golkar Donggala mulai hari Rabu (19/7), atau hari ini akan membuka penjaringan para balon Bupati dan Wakil Bupati Donggala, “ paparnya.

DPRD II Golkar Donggala akan membuka pendaftaran balon Kada di dua sekretariat, yaitu Sekretariat I di Jln  Pelabuhan Donggala Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala dan sekretariat II di Jln Setia Budi No 26 Kota Palu.

Setelah membuka Posko atau sekretariat pendafataran maka Golkar Donggala akan segera melakukan survey terhadap balon Kada yang mendaftar di Partai Golkar, dibantu oleh tim survey yang dikontrak Golkar pusat untuk mensurvey para balon Kada di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Donggala.

Diungkapkan Cudy, para kader Donggala yang akan disurvey, yang diprediksi akan mencoba mendaftar di Golkar adalah dr Anita Nurdin, Vera Laruni SR, Abubakar Aljufrie, Aswan M Daali, dan H Hidayat. “ Ini kader kami, yang menurut saya layak untuk disuvey elektabilitasnya (tingkat keterpilihannya).  Saya usulkan untuk disurvey, “ tandasnya.

Proses selanjutnya setelah disurvey di tingkat DPD II, akan diajukan ke DPD I Sulteng berdasarkan petunjuk pelaksanaan (Juklak) Nomor 06 Tahun 2017, salah satunya mengatur mekanisme pencalonan balon Kada dari Partai Golkar. Termasuk mengakomodir pula balon Kada dari eksternal, namun harus dilihat dulu komitmennya untuk membangun Kabupaten Donggala.

Mengenai batas waktu pendaftaran akan disesuaikan dengan jadwal yang sudah diatur oleh KPU Donggala. Deadlinenya sampai akhir Agustus. “ Kami akan menyesuaikan jadwal berdasarkan tahapan yang dilakukan oleh KPU, “ tambah Syafri Laupa.

Sedangkan rencana koalisi, tambah Bung Cudy Partai Golkar sejauh ini belum melakukan pendekatan apalagi komunikasi dengan partai lain. Mengingat Golkar di DPRD Donggala memiliki empat kursi. Karenanya harus melakukan koalisi dengan partai lain yang memiliki dua kursi atau lebih agar memenuhi plafon 20 persen kuota untuk mengusung balon Kadanya. “Untuk koalisi, kami harus lihat dulu hasil survey, meski figurnya non kader. Dan kami harus melakukan koalisi. Nanti setelah diumumkan hasil survey barulah kami mencari kawan koalisi dengan partai yang sevisi dengan kami, “ pungkasnya.(mch)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.